Roke Sawai : “Masyarakat Halut Jangan Terprovokasi Dengan Isu SARA!”

Halut, (MR)
Organisasi Muhammadiyah kabupaten Halmahera Utara sangat mengharapkan agar masyarakat Halut jangan mudah terprovokasi dengan isu SARA yang beredar di masyarakat, baik di pusat maupun di daerah. Ketua Muhammadiyah Halut, M.Roke Saway saat berbincang dengan media ini, beberapa waktu lalu, (22/11). Ketika menghadiri pembukaan Sidang Majelis Sinode GMIH di gereja Imanuel Gamsungi, Tobelo menjelaskan bahwa pihaknya sangat mengharapkan agar masyarakat Halut, baik Kristen maupun Muslim tidak terprovokasi dengan isu-isu yang beredar saat ini, baik di Jakarta, Kalimantan, Papua maupun daerah lainnya di Indonesia. Oleh karena itu dugaan kasus yang menyeret Gubernur DKI non aktif, Ahok semuanya diserahkan ke Polri yang telah menangani. Begitu juga pembakaran gereja di Kalimantan, itu polisi yang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Untuk daerah ini, Roke mengharapkan agar semua masyarakat menjaga kamtibmas masing-masing di wilayahnya agar bias hidup rukun, aman, damai dan tentram. Ketika ditanyakan terkait dengan tanggapan rekonsiliasi internal GMIH, Roke mengatakan bahwa umat Islam sangat mendukung jika Sinode GMIH kembali satu dan berpegang teguh pada satu sinode sehingga tidak ada lagi yang namanya dua GMIH karena biasnya di masyarakat dan pemerintah sangat nyata.

“Kami umat Muslim dan Muhammadiyah Halut sangat mengharapkan agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu SARA yang berkembang saat ini mulai dari pusat sampai ke daerah-daerah. Selain itu, kami umat Islam sangat mendukung agar Sinode GMIH tetap satu dan tidak ada sinoed GMIH lainnya”, pungkas Roke yang juga Ketua PHBI dan Kepala BLH Pemkab Halut. >>Karl

Related posts