Indramayu, (MR)
JAJARAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, mengadakan sosialisasi dan konsultasi publik terkait persiapan pelaksanaan pembebasan pengadaan tanah untuk rencana pembangunan mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 berkavasitas 1000 MW, di Aula Kantor Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu, dihadiri puluhan warga, lembaga ketahanan desa dan Instansi terkait (24/2).
Namun, di Halaman Kantor Camat Patrol, terlihat sekitar ratusan Buruh Tani dari Desa Mekarsari, Desa Patrol Baru dan ratusan buruh nelayan dari Kongsi Sukahaji, menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa spanduk dan yel – yel menolak dan menutup rencana pembangunan mega proyek PLTU 2 berkavasitas 1000 MW, yang dinilai berdampak negatif bagi kelangsungan hidup masyarakat setempat.
Koordinator Solidaritas Buruh Tani Kecamatan Patrol, Salim, dalam orasinya dihadapan para Pejabat Pemprov Jawa Barat, pihaknya menolak rencana pembangunan mega proyek PLTU 2 berkavasitas 1000 MW yang akan menggusur lahan pertanian produktif sekisar 269,7 Hektare terletak di Desa Mekarsari, Patrol Baru dan Sumuradem, sehingga mengancam hilangnya hasil produksi pertanian berkisar 5000 Ton per tahun.
Ratusan Buruh Tani terancam kehilangan pekerjaan akibat dampak negatif dari penggusuran lahan pertanian produktif, dan masyarakat juga terancam keselamatan kesehatannya akibat pencemaran lingkungan yang diakibatkan produktivitas PLTU 2 1000 MW berupa polusi udara / debu yang berterbangan keudara dihirup masyarakat di Mekarsari, Patrol Baru, Sumuradem dan disekitarnya, pekik Salim. Dilokasi yang sama Koordinator Buruh Nelayan Kecamatan Patrol, Suharto, meneriakan yel – yel penolakan rencana pembangunan mega proyek PLTU 2 berkavasitas 1000 MW yang bisa menyebabkan pencemaran air laut, sehingga pendapatan penangkapan ikan para buruh nelayan turun dratis, yang mengakibatkan keresahan sosial kemasyarakatan baik disektor pedidikan, kesehatan dan ekonomi.
Berkat pengawalan puluhan petugas keamanan berpakaian seragam dinas lengkap dn berpakaian sipil, ratusan Buruh Tani dan Nelayan se-Kecamatan Patrol yang menggelar aksi unjuk rasa penolakan rencana pembangunan mega proyek PLTU 2 berkavasitas 1000 MW berjalan sukses tanpa ekses, mereka membubarkan dirinya kembali kerumahnya masing – masing tanpa ada insiden apapun. >>Abdullah
