PWA (Persatuan Wartawan Anambas) gelar pelatihan jurnalistik di Rumah Makan Siantan kecamatan Siantan sabtu,(15-10) dan minggu (16/10) di Media Center Kabupaten Kepulauan Anambas dalam rangka perekrutan anggota PWI dan memperkenalkan dunia jurnalistik kepada dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pelatihan yang diadakan selama 2 hari tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Anambas,Drs.Tengku Mukhtaruddin dan dihadiri oleh ketua PWI provinsi kepri, Ramon Damora, yang juga hadir sebagai nara sumber, Jajaran pengurus PWA, Sekda dan SKPD Kabupaten Kepulauan Anambas, Anggota muspida KKA dan tokoh masyarakat.
Pelatihan yang diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari seluruh media cetak/elektronik dan pelajar siswa/i SLTA ini menghadirkan nara sumber dari PWI provinsi Kepri, dan ini kali pertamanya PWI diundang untuk mengadakan pelatihan jurnalistik di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Selain Ketua PWI provinsi Kepri, Ramon Damora, hadir juga nara sumber lain nya, diantaranya, Pemred Posmetro Batam, Heryanto, Pemred Haluan Kepri, Yon Harizon, Pemred Koran Peduli, Chairul Anwar, Redaktur Posmetro, Said dan Koordinator Liputan Posmetro Novianto.
Dalam sambutannya bupati anambas mengatakan,Tengku sangat mendukung media yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas, dan berharap media mampu membuat berita yang berimbang demi menunjang kemajuan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pada kesempatan itu Tengku juga “curhat” soal desas desus tentang korupsi dana APBD TA 2009 yang menimpa dirinya. Dalam kasus tersebut Tengku dituding menggelapkan dana APBD sebesar 82 milyar rupiah. “Dalam LHP BPK, terdapat dana sebesar 82 milyar dari APBD yang tidak terekap penggunaannya. jadi seolah-olah dana tersebut raib, tapi pada kenyataan nya dana tersebut telah terpakai, hanya saja Surat Pertanggungjawaban sedang dalam proses.” papar Tengku dalam sambutannya.>>Edo-Sarma

