Indramayu,(MR)
USAHA Pemerintah untuk menyehatkan masyarakat melalui Program Jaminan Persalinan (Jampersal) Gratis, diharapkan dapat bermanfaat bagi warga didaeah setempat, sehingga bisa menurunkan angka kematian Ibu dan Bayi saat berlangsungnya proses persalinan, kata Maskin, seorang pengamat sosial dan kesehatan masyarakat di Indramayu.
Maskin menyebutkan, Program Jampersal yang dananya bersumber dari APBN itu, merupakan upaya Pemerintah dalam melaksanakan amanat UU No.40 Tahun 2004, PP No.32 Tahun 1996 Tentang Jampersal dan Peraturan Mentri Kesehatan RI No.631/Permenkes/Per/111/2011 Tentang Pelaksanaan Jampersal.
Hj.Cicih Sukarsih,S.ST. Kepala UPTD Puskesmas Bugis Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Povinsi Jawa Barat, menyatakan siap mensukseskan Program jampersal tersebut, sesuai dengan Juknis/Juklak yang semestinya. “Semua Bidan yang berada di wilayah kerja saya, mengikuti kerjasama pelayanan Program Jampersal,” tuturnya.
Dijelaskannya, jenis pelayanan Program Jampersal diantaranya, bila pasien melakukan persalinan secara normal, maka pasien dibebaskan dari biaya apapun/gratis. Namun, jika pasien dalam persalinannya ada kelainan yang memerlukan obat-obatan baik sebelum atau sesudah melahirkan bayi, maka pasien harus membayar biaya diluar Program Jampersal tersebut, tukas Cicih Sukarsih, S.ST. >> Andullah
