PPDB SMA Negeri 8 Kota Tangerang Membangun Karakter Generasi Baru

Kota Tangerang, (MR) – Tahun ajaran baru sudah di depan mata dengan liku-liku proses penerimaannya. Sudah seharusnya setiap tahun ajaran baru, dengan Ikon utamanya proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) disambut dengan gembira. Betapa tidak, dibalik PPDB itu terjadi proses regenerasi yang melibatkan jutaan pelajar dari jenjang tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT).

Seperti kegembiraan dan antusiasme para orang tua wali siswa di SMA Negeri 8 Kota Tangerang yang berdomisili di Jalan Besi Raya Perumnas II No.1, Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang ini, saat mereka mendaftar di sekolah tersebut mendapatkan resfon positif dari pihak Panitia jadikan suasana relative kondusif, transparan dan akuntabel.

“Alhamdulillah dalam momentum daftar para siswa yang diterima di SMA Negeri 8 Kota Tangerang ini merasa puas dan gembira atas pelayanan prima diberikan pihak Panitia. Artinya, kegiatan PPDB Tahun Ajaran 2020 — 2021 harus bisa kita manfaatkan untuk melahirkan generasi baru, sebuah generasi dengan karakter paripurna,” ujar Arsil selaku Kepala SMA Negeri 8 Kota Tangerang kepada Media Rakyat di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2020)

Lebih lanjut Arsil menambahkan, untuk mewujudkan generasi baru yang berkarakter tersebut kita bangun kompetensi siswa yang Relegius, Jujur, Toleransi, Disipiln, Kerja keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Cinta Damai, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, dan Tanggung Jawab, sebagaimana dirumuskan Pusat Kurikulum Kemdikbud.

Untuk itu pihak sekolah, sambung Arsil, tidak boleh kalah bersaing dari pihak luar sekolah dalam membentuk karakter peserta didik. Karena sekolah tidak saja mengajarkan tentang pengetahuan dan keterampilan yang bertujuan mempengaruhi perkembangan intelektual anak, melainkan juga memperhatikan perkembangan watak / karakter anak melalui latihan kebiasaan, tata tertib, pendidikan agama, dan pendidikan budi pekerti.

“Artinya, dalam kegiatan PPDB ini kita perlu meresapi arti dari momentum tersebut, agar pelaksanaan kedepan berjalan dengan baik dan benar, serta memberikan manfaat yang optimal, walaupun saat ini masih dalam suasana pandemi covid – 19,” tukasnya.

Menurut Arsil, di setiap sekolah mempunyai kriteria yang berbeda-beda dalam regulasi jarak tempuh itu. Arsil menyebut butuh sosialiasi yang terus menerus agar orang tua wali siswa dapat mengerti hal ini.

“Makanya diberikan pemahaman kepada orang tua murid. Banyak orang tua yang bertanya mengenai proses pendaftaran ini. Namun setelah diberikan pemahaman mengenai alur PPDB tersebut alhamdulillah semuanya berjalan aman, lancar, dan kondusif yang berdasar juklak dan juknis,” tutupnya. (Handri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.