JAJARAN Pengurus PGRI dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Sukra, menyatakan siap melaksanakan program peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga profesi keguruan, terkait program sekolah gratis Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 tahun, yang dananya bersumber dari APBN, APBD I dan APBD II.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi dan strategi antara Jajaran Pengurus PGRI dan K3S Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, dihadiri Kepala UPTD Pendidikan Sukra, Dirsono, S.Pd, M.Si, dan para anggota kedua organisasi tersebut, di Kantor Sekretariat PGRI Cabang Sukra Jln. By Pass Sumuradem, Selasa pekan silam.
Jamidin, S.Ag, MM. Ketua PGRI Cabang Sukra, dalam pengarahannya mengatakan bahwa, organisasi yang dipimpinnya bekerja sama dengan K3S hendak melaksanakan 3 program kerja yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga profesi keguruan, baik dibidang akademik, olah raga dan kesenian.
PGRI dan K3S Sukra, hendak mengaktifkan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang berada disetiap Gugus, melaksanakan secara sistematis program pembinaan dan pelatihan belajar mengajar, sehingga dapat menghasilkan tenaga pendidik yang professional dibidangnya masing-masing dalam upaya mencetak generasi muda yang cerdas, terampil, beriman dan bertaqwa, ungkap Jamidin.
Adapun Komposisi Pengurus PGRI Sukra, Ketua : Jamidin, S.Ag, MM. Wakil Ketua : Sugiono, S.Pd, Sekretaris I : Darlim, S.Pd, Sekretaris II : Kasto, S.Pd, Bendahara : Jumiran, S.Pd, dan Jajaran Pengurus K3S Sukra, Ketua : H.Suhyana, S.Pd, M.Si, Sekretaris I : Burhanudin, S.Pd, Sekretaris II : Sutikno, S.Pd, MM. Bendahara : H.Syafe’I, S.Pd, M.Si, dan Anggota : Suyatmi, S.Pd, MM. >> Abdullah/Mukromin

