PETRUS KASIHIW BUKA BIMTEK KEARSIPAN

PETRUS KASIHIW BUKA BIMTEK KEARSIPAN

Foto Satya Lencana/Media Rakyat.

BINTUNI – (MR) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Teluk Bintuni melaksanakan kegiatan Bimtek penyusunan jadwal Retensi Arsip dan pembuatan jadwal Retensi Arsip fasilitatif dan subtantif, bertempat di Gedung Kartini Bintuni Kamis 6 September 2018

Di buka oleh Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw,MT., dalam sambutanya Bupati menyampaikan ” saya berharap para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat mengikuti seluruh materi yang di sampaikan oleh narasumber secara tekun sehingga saat penyusunan Jadwal Retensi Arsip (JRA) Bapak Bbu dapat menyampaikan ide,gagasan,pandangan, usulan dan permasalahan – permasalahan yang di hadapi di OPD masing-masing, demi tersusunya jadwal retensi arsip Kabupaten Teluk Bintuni yang berkwalitas dan sesuai dengan kondisi daerah, yang selanjutnya akan di proses menjadi peraturan Daerah Kabupaten Teluk Bintuni.

Foto Satya Lencana/Media Rakyat.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Teluk Bintuni, dan beberapa staf perwakilan dari lingkungan masing masing Dinas yang ada di Teluk Bintuni, ditandai dengan pukul Tifa (Alat musik tradisional Papua) sebanyak 7 kali kegiatan tersebut resmi di buka oleh Bupati Teluk Bintuni Ir Petrus Kasihiw MT.

Foto Wawancara Dwi Nurmaningsih Ss. M. hum (Kasubdit Pembinanan Daerah 1 C Arsip Nasional Republik Indonesia, Satya Lencana/Media Rakyat.

 

Dalam kesempatan yang sama Dwi Nurmaningsih Ss. M. hum (Kasubdit Pembinanan Daerah 1 C Arsip Nasional Republik Indonesia ) sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut, dalam wawancara dengan wartawan Media Rakyat, Nurmaningsih mengatakan ” tujuan dari kegiatan ini adalah untuk bagaimana tertib arsip di lingkungan Pemerintah Daerah karena dengan adanya tertib arsip tentu akan mewujudkan kwalitas layanan masyarakat yang lebih efisien dan efektif “.

Dwi Nurmaningsih melanjutkan, ” Tanpa adanya penyusunan jadwal retensi arsip, maka arsip akan terbengkalai atau bertumpuk dengan banyak sehingga pelayanan arsip akan menjadi tidak maksimal, namun dengan jika sebaliknya ada penyusunan arsip, maka diharapkan nantinya kedepan setiap organisasi perangkat daerah akan menata arsipnya dengan baik dan mewujudkan kwalitas pelayanan masyarakat dengan lebih baik lagi ” Kasubdit Pembinaan Daerah 1 C Arsip Nasional Repulik indonesia menerangkan. (Satya Lencana).

 84 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Related posts