Perkuat Pengawasan , Danlanal Ranai, Sambut KAL Pulau Bungaran .

Natuna (MR) Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, S.E. bersama sejumlah  FKPD dan OPD, Natuna menyambut kedatangan KAL 28  Pulau Bungaran II-4-23 di dermaga Posal Penagi Ranai, Kal Pulau Bungaran II-4-23 dikomandani Kapten Laut (P) Muhammad Yusuf NRP 18416/P

Riwayat singkat Kal Bungaran, Kal P. Bungaran dibangun berdasarkan kontrak antara PT. Infinity Global Mandiri dengan Kabaranahan Kemhan nomor kontrak : Trak/1407/XI/2016/APBN-P tanggal 08 November 2016 . Kapal tersebut memiliki data teknis :
Panjang : 28,34 M
Lebar : 5,85 M
Tinggi : 3,20 M
Sarat Air : 1,25
Dispacement : 70 Ton
Kec. Ekonomi : 18 Knot
Kec. Max : 28 Knot
Endurance : 3 – 4 Hari
Peesonel : 15 orang

Berdasarkan keputusan Kepala Staf Angkatan Laut nomor Kep/1141/VI/2017, Kal 28 M hasil pengadaan Kementrian Pertahanan TA 2016 ini resmi diberi nama Kal P. Bungaran serta ditetapkan sebagai Kapal Angkatan Laut. Pemberian nama Kal 28 M tersebut terinspirasi dari Pulau wilayah operasi dan Pangkalan Kapal di Ranai.

Pulau Bungaran merupakan Pulau besar diantara pulau-pulau kecil  dikawasan Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau .

Pulau tersebut merupakan  Ibukota Kabupaten Natuna. Dan memiliki obyek wisata alam sangat menarik.

Sedangkan di Perairan Bungaran terdapat spesies ikan langka yaitu ikan Ketipas (Napoleon Cheilinus Undulatus) dan  merupakan salah satu komoditi ekspor andalan Kabupaten Natuna.

Pada tanggal 27 Juli 2018 di Batam telah dilaksanakan acara penyerahan materiel kontrak berupa dua unit KAL 28 M secara berjenjang dari PT. Invinity Global Mandiri kepada Kementerian Pertahanan dan diteruskan kepada TNI Angkatan Laut dalam hal ini diterima oleh Aslog Kasal, dari Aslog Kasal diserahterimakan kepada Aslog Panglima Armada I, dan dari Aslog Panglima I kemudian diserahkan kepada Komandan Lantamal IV.

Kal Pulau Bungaran 28/II-4-23 resmi menjadi Kapal Patroli jajaran Lanal Ranai, akan bergabung bersama kal Panda dan Kal Sengiap , yang terlebih dahulu menjadi kapal Patroli Lanal Ranai, sehingga saat ini Lanal Ranai  memiliki 3 buah kapal Patroli guna membantu mengamankan perairan Natuna.

Kal Pulau Bungaran memiliki kecepan Jelajah 21 Kenot, dan untuk kecepatan penuh hingga mencapai 28 Knot, untuk mesin pendorong Kal Pulau Bungaran 28 di dukung oleh mesin jenis Caterpilar C32 Acert 1800 HP Rating E 2300 RPM.Di awaki  3 Orang Perwira dan 12 orang Anggota, dengan Komandan  Kapten Laut (P) M. Yusuf, Palaksa Lettu Laut (P)Sony Arfianto serta KKM Letda Laut (T) Didik Eko Widodo setelah berlayar dari Batam yang menempuh jarak T 355 NM selama 27 Jam dan akhirnya Kal Pulau Bungaran tiba di Kab. Natuna dengan selamat . selamat datang dan selamat bergabung di Laut Sakti rantau Bertuah.

Diharapkan Kal Pulau Bungaran II-4-23 ini dapat mendukung pelaksanaan tugas2 keamanan laut di jajaran Lanal Ranai dalam melaksanakan patroli di wilayah kerjanya.Ucao Danlanal. Dengan adanya kapal patroli yang baru, maka pengawasan Nelayan dari luar, agar tidak mencari ikan 12 mil kebawah, bisa lebih efektif. Sehingga Nelayan tradisional bisa menikmati hasil pancingnya ucap Danlanal.

Sementara itu Bupati Natuna Hamid Rizal dalam sambutannya, mengatakan, Kabupaten Natuna 97 persen merupakan Lautan luas dan hanya 3 persen daratan .oleh karena itu pengawasan perairan Natuna sangatlah penting guna menjaga keamanan dilaut .

Indonesia merupakan jalur pelayaran sangat ramai dengan potensi perikanan sangat potensial,  merupakan kekayaan negara  harus dijaga .ucap Hamid saat menghadiri  peresmian pengoperasian KAL Pulau Bungaran 28/II – 4 – 23 di Wilayah Operasional Lanal Ranai, Rabu, (15/08/2018) siang.

Dikatakannya, Kabupaten Natuna  menjadi isu internasional, dimana klaim Republik Rakyat Tiongkok  berusaha mengakui sebagian wilayah kita sebagai bagian dari daerah kedaulatan negaranya.

Untuk menyikapi isu internasional tersebut, kata Hamid, pemerintah pusat telahpun mengambil tindakan bagi meningkatkan sektor pertahanan militer. Sektor ketahanan ekonomi berupa lima pilar percepatan pembangunan  digulirkan Presiden Republik Indonesia beberapa waktu  lalu.

Tugas Pangkalan Angkatan Laut Ranai dalam mengamankan batas wilayah di laut Natuna Utara sangat berat, karena sangat luas., sedangkan fasilitas pendukung masih sangat terbatas.

Oleh karenanya, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Natuna, sangat menyambut baik momentum ini. Peresmian  pengoperasian Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Bungaran 28/II – 4 – 23 sebagai salah satu armada pendukung pengamanan laut wilayah perairan Natuna Utara.

.Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Natuna, Yusri Pandi, sejumlah pimpinan FKPD Natuna, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Natuna, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan undangan lainnya./Roy.

Related posts