Kediri, (MR) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rejomulyo desa Karangrejo Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri berperan signifikan dalam mendongkrak pendapatan perekonomian masyarakat, karena memiliki potensi yang besar untuk memajukan dan menggerakkan perekonomian. BUMDes Karangrejo ini optimal, masyarakatnya berperan aktif dalam mengelola sumber daya yang ada menjadi suatu yang bermanfaat. Ini semua karena partisipasi aktif SDM dan Masyarakat yang sudah berjalan.
Dalam hal ini juga sangat diperlukan pengawasan yang maksimal, Bambang sebagai pengawas sekaligus ikut membesarkan BUMDes Rejomulyo bekerja mengawasi semua kegiatan tentang operasionalnya, dan menanyakan dan berdiskusi dengan pengurus BUMDes, juga menghadiri acara-acara yang digelar oleh pengurus operasional BUMDes, serta berkewajiban menyampaikan laporan pertanggunganjawaban kepada musyawarah desa di tahun berikutnya.
BUMDes Rejomulyo setelah melewati pandemic kemarin, kali ini mulai mapan dan semakin berkembang. Terdapat sejumlah unit usaha yang dikelola oleh BUMDes ini, yakni Pupuk bersubsidi, PKL lapangan bola, greenhouse tanaman organic.
Direktur BUMDes Rejomulyo Arif mengatakan,“ BUMDes disuntik dengan anggaran APBN, Walaupun begitu kami sangat tahu bahwa Pemerintah berharap Dana Desa(DD) sebagai dana penyertaan adalah sebagai stimulus atau pancingan sehingga menuju ke mandirian. Tujuannya untuk mengayomi kegiatan usaha masyarakat ekonomi menengah kebawah, dengan sistim seperti pupuk bersubsidi dengan alokasi lahan yang diajukan, dengan memakai kartu Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok tani (RDKK) maka dibikinkan kartu pengendali, jadi masyarakat menerima pupuk sesuai dengan sangat mudah.”Jelasnya.
“Kemudian memanfaatkan potensi lapangan bola dengan mengelolanya, BUMDes tersebut menjadikan sebagai icon tempat hiburan masyarakat. Alhamdulillah dalam pengelolaannya sudah berpenghasilan sesuai dengan laporan pertanggunganjawabnya setiap menjelang akhir tahun. Saat sore hari lapangan ramai dikunjungi para Penjual Kaki Lima (PKL) ramai ada sekitar 50 lebih, sehingga ke depan akan mampu berkembang lebih baik. Berharap pemerintah desa(Pemdes), BUMDes dan masyarakat semakin sinergis membangun dan mempercantik kawasan tersebut.”
“Sering diadakan pertandingan atau hiburan selalu ada pemberitahuan terdengar ke Seluruh kawasan sehingga pengunjung selalu ramai. Satu lagi sudah tertata tempat sampah dan tempat makan yang layak bersih. Oleh karena itu nantinya menambah PADes yang tentunya akan menjadi motor penggerak pembangunan dan bersinergi, pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat dan mampu mengurangi kemiskinan desa Karangrejo.”
“Greenhause untuk pelatihan pengembangan tanaman, BUMDes kemudian bekerjasama dengan UNISBA untuk pendampingan. Pastinya BUMDes mampu mendorong ekonomi masyarakat desa Karangrejo dengan baik dalam usaha atau kesempatan kerja, juga menjadi tempat bekerja masyarakat desa,” pungkasnya.(Ag).
