Surabaya,(MR)
TUNTUTAN warga Desa Banjaragung dan Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang meminta agar dibuatkan terowongan yang menghubungkan dua desa tersebut dengan melintasi jalan nasional pada By Pass ruas Mojokerto-Surabaya, mendapatkan respon positif pemerintah. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V, Kementerian Pekerjaan Umum segera membangun terowongan itu tahun ini dengan me-review paket pelebaran Jembatan Subiantoro 1 dan 2 yang saat ini tengah dikerjakan.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan II Surabaya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V, Kementerian Pekerjaan Umum, Ir Dwi Purtono, MT mengatakan, terowongan yang akan dibangun memiliki lebar 3 meter dan tinggi 2,5 meter. Dengan lebar dan tinggi tersebut, maka terowongan ini nantinya hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua. “Sementara kendaraan roda empat harus melintasi jalur eksisting,” katanya.
Dikatakannya, pada pelebaran jalan Jembatan Subiantoro 1 dan 2 total anggaran yang dibutuhkan sesuai kontrak senilai Rp 6 miliar. Adanya permintaan warga agar dibuatkan terowongan disekitar ruas tersebut, yang pasti dana tersebut akan di-reviuw ulang. “Kami akan segera sampaikan tuntutan ini ke Jakarta agar segera disetujui dan tahun ini juga bisa dikerjakan,” ujarnya.
Saat ini, pada ruas By Pass Mojokerto-Surabaya telah dilakukan pelebaran jalan dengan komposisi 7-2-7, dimana masing-masing lajur kini telah memiliki lebar 7 meter dengan lebar median jalan 2 meter. Menurut Dwi, kondisi jalan di ruas Mojokerto-Surabaya frekuensi arus lalu lintasnya telah begitu tinggi, sehingga nilai struktur jalan telah menurun dan tingkat pelayanan maupun kapasitas jalan juga berkurang. Jalan tersebut telah dilebarkan dari semula masing-masing ruas hanya 7 meter kini menjadi 14 meter. Setiap tahunnya arus lalu lintas selalu meningkat, sehingga menyebabkan ketidaklancaran arus lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Terkait hal itu, pemerintah pada tahun 2012 melaksanakan pelebaran jalan untuk meningkatkan tahap demi tahap, sehingga permasalahan tersebut dapat tertangani dengan baik. >> Gc/Hs
