Kediri, MR – Pemerintah desa (Pemdes) Semambung wilayah Kayenkidul Kabupaten Kediri Jawa Timur menjadi salah satu desa yang berhasil mencapai zero stunting .Selasa, (05/11/2024).
Untuk mempertahankan zero stunting Pemdes Semambung terus bergotong royong bersama Pukesmas menggencarkan sosialisasi, dan sering menggelar Posyandu. Makanya tak heran bila tidak ditemukan stunting di desa ini.
Hal itu, tentu berbeda jika dibandingkan dengan wilayah lainnya, karena kebanyakan desa lain masih berusaha untuk menanggulangi stuting, bahkan ini yang pernah menjadi momok mengerikan bagi orang tua.
Di bawah kepemimpinan Kepala desa Pj. Hadi Susanto, desa yang memiliki 1 dusun ini mampu melakukan penanganan stunting dengan efektif, sehingga data sunting di wilayah ini menunjukkan presentase o%. Jurus ampuhnya yaitu dengan rutin menggelar Posyandu sebagai upaya pencegahan.
Posyandu gelar di Dusun setiap satu bulan sekali, karena ini merupakan perjuangan yang sangat baik, untuk menjadi salah satu sarana strategis dalam mempertahankan 0% kasus stunting.
Kader juga tidak hanya sekadar melaksanakan penimbangan untuk memantau tumbuh kembang bayi, tetapi giat tersebut juga dilakukan pemberian makanan tambahan (PMT) yang menyasar ibu hamil (bumil) dan balita.
Tak hanya itu, upaya pencegahan juga dilakukan dengan getol memberikan sosialisasi. Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera untuk proses memulai atau memperkenalkan sesuatu yang baru.
Sosialisasi menyasar kelompok calon jika pengantin, pasangan usia subur, bumil, hingga ibu balita. Agar upaya preventif lebih optimal, Pemdes juga bersinergi dengan Puskesmas Kayenkidul, karena Melalui kolaborasi tersebut, sehingga dapat digelar pembinaan rutin bersama kader kesehatan.(Ag).
