Murung Raya, (MR) – Salah satu faktor yang dapat menjamin terwujudnya desa sejahtera, mandiri dan merdeka adalah tersedianya infrastruktur yang baik dan layak. Infrastruktur mejadi trending topic dalam lebih dari 5 (lima) tahun terutama di masa Pemerintahan Jokowi menjadikan infrastruktur sebagai prioritas utama dalam pembangunan di Indonesia karena inrastruktur sebagai penunjang pembangunan peningkatan dan penguatan ekonomi pinggiran di desa.
Sama halnya seperti apa yang dilakukan Pemerintah Desa Nono Kliwon Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya (Mura) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Dunis, beranggapan membangun infrastruktur memiliki makna penting di dalam membangun serta menata suatu pembangunan.
”Membangun infrastruktur adalah membangun bangsa, memang bukan hanya jalan saja. Infrastruktur memiliki arti luas dan bermacam tetapi jalan dan jembatan itu ialah paling utama,” ujar Dunis kepada Media Rakyat.
Tambahnya, membangun infrastruktur meliputi semua aspek, antara lain membangun jalan dan jembatan; membangun jaringan listrik; bandara; rel kereta api; pelabuhan; jaringan telepon/jaringan internet; puskesmas/pustu; sekolah; perpustakaan; sarana PAUD; sarana WC; sarana dan fasilitas air bersih; bendungan; jaringan irigasi; embung; sarana perumahan warga; permukiman; pasar bahkan kawasan industri.
Maka dari pada itu melalui transfer Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2020 Pemerintah Desa (Pemdes) fokus untuk memperbaiki badan jalan yang kurang lebih sepanjang 11 Km menuju Desa Cangkang yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di desanya serta membangun beberapa unit jembatan.
Makna membangun infrastruktur secara luas menurut Dunis, yaitu membangun infrastruktur bukan hanya mendirikan monumen mati. Membangun infrastruktur adalah membangun jiwa dan badan NKRI. Membangun infrastruktur akan sangat menyentuh semua orang, semua aspek kehidupan yang kita pedulikan, memberikan kesempatan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik, berkeadilan sosial, hingga nilai-nilai kekeluargaan dan persatuan Indonesia.
“Saya berharap agar semua masyarakat desa dapat turut serta menjaga hasil pembangunan yang telah ada. Karena tanpa dukungan dan kerjasama masyarakat maka program dan kegiatan yang direncanakan akan sulit tercapai seperti apa yang diinginkan,” tutup Dunis. (Firman/Tri)
