Pembangunan Pagar Lapangan Sepak Bola di Stadion Menak Sopal Dimulai

Trenggalek,(MR)

Salah satu syarat, supaya stadion bisa di gunakan untuk kompetensi adalah dengan adanya pagar yang mengeli-lingi lapangan sepak bola. Untuk itu tahun ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek meng-anggarkan pembangunan pagar yang mengelilingi lapa-ngan bola di Stadion Menak Sopal Trenggalek.

Sabtu 21 Januari 2011 Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT meletak-kan batu pertama pembangu-nan pagar disaksikan oleh Ketua Umum PSSI Prof. Dr. Ir.Djohar Arifin Husein, Ketua Pengcab PSSI Kab. Trenggalek Akbar Abbas, SH,MM. Kapol-res Trenggalek AKBP Totok Suharyanto,S.Ik, M.Hum, Danramil 05/06 Trenggalek Letkol CZi Hari Pahlawantoro serta disaksikan seluruh Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Treng-galek.

Saat memberikan sambutan, Ketua Pengcab PSSI Kabu-paten Trenggalek menyampai-kan terima kasih atas kehadiran ketua Umum PSSI Pusat di Kabupaten Trenggalek untuk melaksanakan kunjungan kerja. Selain itu Ketua PSSI juga menyampaikan aktifitas sepak bola di Trenggalek, di Trengga-lek terdapat berbagai kompetisi mulai dari U-12, U-15, U-19, Divisi II, Divisi I, Divisi Utama.

Selanjutnya, Bupati Treng-galek dalam sambutannya menyampaikan dengan kedata-ngan Ketua Umum PSSI Pusat di Trenggalek, Bupati Treng-galek sangat senang, “Seumur-umur baru kali ini Ketua Umum PSSI Pusat mengunjungi Kabu-paten Trenggalek” ucap Bupati.

Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Bupati, dalam sam-butannya Bupati menggam-barkan berbagai potensi yanga ada di Trenggalek. Mulai dari sektor pariwisata, pertamba-ngan sampai potensi SDM Trenggalek dalam bidang olahraga. Dalam sepak bola, lanjut Bupati, meskipun tidak ikut Divisi Utama, namun Kabupaten Trenggalek  bisa ikut dalam Divisi I atau Divisi II. Namun demikian, kita tetap fokus untuk bisa mencetak pemain-pemain terbaik, meski-pun nantinya pemain tersebut digunakan oleh klub-klub sepakbola dari daerah lain. “Kalau untuk mengikuti liga sepak bola indonesia, Kabu-paten Trenggalek belum mampu, karena membutuhkan dana yang tidak sedikit,” imbuh Bupati. Dengan kedatangan Ketua Umum PSSI ini sebagai momentum untuk memberikan semangat kepada insan-insan sepak bola yang ada di Trenggalek untuk bangkit dan terus berprestasi.

Mengenai pengembangan fasilitas olah raga, pada tahun ini Pemkab Trenggalek meng-alokasikan pembangunan pagar keliling. Kepada Ketua PSSI, Bupati mengharapkan agar disampaikan kepada Menteri Pemuda dan Olah Raga bahwa  dibelakang Stadion Menak Sopal Trenggalek masih ada tanah kosong, yang bisa dikem-bangkan untuk menjadi Gor. “Mohon di sampaikan kepada Menteri bahwa Pemkab siap menyediakan tanah untuk pengembangan fasilitas olah-raga,” ucap Bupati.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum PSSI, Prof.Dr.Ir.Djohar Arifin Husein mengucapkan terima kasih atas dukungan 8 Klub Divisi I, 8 Klub Divisi II, 8 Klub Divisi Utama serta 25 Pengcab PSSI di Jawa Timur kepada PSSI. “Ini merupakan dukungan yang luar biasa kepada sepak bola Indonesia,” ucap Ketum PSSI, Ke depan PSSI ingin sepak bola menuju jalan yang benar, kompetensi dilaksanakan dengan bersih dan jujur. Selain itu, Ketum PSSI juga menyampaikan tentang kekisruhan yang terjadi di PSSI, Djohar Arifin menjelaskan bahwa keributan ini bukan masalah teknis namun masalah non teknis.

Setelah memberikan sambu-tan, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husein secara simbolis menyerahkan bola kepada Ketua Pengcab PSSI Kabupa-ten Trenggalek, Akbar Abbas, SH. MM sebagai tanda dimulai-nya kompetensi U-12 SSB se-Kabupaten Trenggalek. PSSI Pusat memberikan 55 bola sepak kepada Pengcab PSSI Kabupa-ten Trenggalek. >>Mlr/Kim

Related posts