Pembangunan Jalan Tarempa Rintis Diduga Menuai Masalah

Anambas,(MR)
PEMBANGUNAN Infra-struktur di Kabupaten Kepu-lauan Anambas masih sangat dibutuhkan karena banyak desa dan kampung yang jalannya belum memadai atau memperihatinkan.
Masih banyak desa dan kampung yang jalan penghu-bungnya rusak parah, dinas PU Bina Marga Kabupaten Kepu-lauan Anambas turut andil dalam pembangunan jalan desa atau dusun agar memper-cepat roda pembangunan dengan tujuan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anam-bas pada umumnya.     Salah satu contoh pembangunan jalan desa,yaitu:Peningkatan Jalan Tarempa Rintis desa Tarempa Selatan kecamatan Siantan yang tahun lalu juga sudah dilelangkan dan dikerjakan tetapi tidak selesai.
Tahun 2012 proyek peningkatan Jalan Tarempa-Rintis kembali dilelangkan dan dimenangkan oleh PT.Jaya Sakti Permai dari Tanjungpinang direkturnya bernama Hanibal, dengan nilai kontrak Rp.4,725 Milyar (Empat Milyar Tujuh Ratus Dua Puluh Lima Juta Rupiah) dengan masa kerja 150 hari kalender terhitung mulai tanggal 6 Agustus 2012.
Pekerjaan proyek peningkatan Jalan Tarempa-Rintis tersebut kembali menjdi sorotan pasalnya dalam pengerjaan proyek tersebut bukan dikerjakan oleh pemenang kontrak tetapi dikerjakan oleh pihak lain yang bukan pemenang kontrak yang dalam pelaksanaan tidak sesuai standart,misalnya batu kerikil kotor bercampur tanah, besi beton atau besi tikar diletakkan begitu saja langsung di cor.
Menanggapi hal tersebut konsultan pengawas proyek tersebut sudah dua kali melayangkan surat teguran kepada pihak kontraktor yang sudah menyalahinya kontrak kerja. “Kita sudah dua kali melayangkan surat teguran, pertama mengenai mobilisasi dan kedua koordinasi mengenai pekerjaan proyek,” ungkap konsultan pengawas kepada wartawan Koran ini.
Saat dikonfirmasi kepada PPK dinas PU kabid Bina Marga tentang proyek peningkatan Jalan Tarempa-Rintis tersebut, memang banyak masalah apalagi dalam pekerjaan proyek tersebut bukan dikerjakan oleh pihak pemenang kontrak, bahkan sudah menegur untuk tidak dilanjutkan.
Menurut Khairul Anwar sebagai PPK proyek, banyak permasalahan proyek peningkatan Jalan Tarempa-Rintis, dalam pelaksanaan pekerjaan bukan dikerjakan oleh pemenang kontrak, saya tidak mau tau siapa yang mengerjakan, yang saya tau Hanibal direktur PT.Jaya Sakti Permai Yang menandatangani kontrak yang berurusan denga pihak PU. “Saya tidak mau tau siapapun yang mengerjakan proyek tersebut, saya tetap berurusan dengan pihak PT.Jaya Sakti Permai sebagai pemenang kontrak,” Kata Khairul kepada wartawan koran ini di ruang kerjanya.
Dikatakan pihak PPK proyek sudah dua kali melayangkan surat teguran kepada PT.Jaya Sakti Permai, “Saya sudah dua kali melayangkan surat teguran kepada pihak PT.Jaya Sakti Permai,” ungkap Khairul kepada wartawan koran ini sambil membuat tulisan untuk teguran yang ketiga.
Dilain pihak sejumlah warga  Batu Tambun-Rintis mengatakan, kami masyarakat sudah tidak puas melihat pelaksanaan proyek ini, tahun kemarin dikerjakan dengan asal jadi, sekarang dikerjakan oleh orang yang sama.
Kalau begini terus masyarakat siap untuk tegak di jalan untuk menyetop proyek ini. “Kami sudah kesal dengan pelasanaan proyek ini,kami siap tegak di jalan untuk memberhentikan kegiatan proyek tersebut kalau dikerjakan asal-asalan,” tegas Syaril dengan nada kesal dengan proyek tersebut.
Sampai berita ini di turunkan direktur PT.Jaya Sakti Permai belum memberikan komentar mengenai proyek Peningkatan Jalan Tarempa-Rintis, karena berulang kali di hubungi via Hp seluler tidak connect. >> SES

Related posts