Pelayanan Optimal Saat Hari Raya Idul Fitri

Ciamis,(MR)
UNTUK pelayanan publik pada Hari Raya Idul Fitri 1433 H menyangkut pelayanan langsung kepada masyarakat telah diatur melalui Surat Edaran Bupati Ciamis Nomor : 081.2/1895/BKDD.5, tanggal 15 Desember 2011 perihal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2012 yang merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor : 081.2/48/Org Tanggal 28 Nopember 2011 sebagai tindak lanjut Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Meteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 7 Tahun 2011, 04/MEN/VII/2011, Nomor : SKB/03/M.PAN-RB/07/2011 tanggal 13 Juli 2011 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2012, yang pada poin 2 menyebutkan bahwa : Unit Kerja/Satuan Organisasi yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di tingkat pusat dan daerah yang mencakup kepentingan masyarakat luas seperti : Rumah Sakit/Puskesmas, Unit Kerja yang memberikan pelayanan Telekomunikasi, Listrik, Air Minum, Pemadam Kebakaran dan Ketertiban, Perbankan, Perhubungan Perpajakan, Bea Cukai dan Unit Kerja Pelayanan lainnya yang sejenis mengatur penugasan Pegawai, Karyawan dan pekerja pada hari Libur Nasional dan Cuti Bersama ditetapkan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Demikian pula untuk ketersediaan dan pengendalian Sembako di Kabupaten Ciamis pada Bulan Juli 2012 berstatus aman, terdapat Surplus beras sebanyak 106.822,48 ton yang diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan selama 4 (empat) bulan kedepan. Sementara produksi sentra beras yang berasal dari bahan pangan non-beras sebanyak 34.102,66 ton Pangan Setara Beras (PSB).
Kecamatan yang dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras lebih dari 3 (tiga) bulan sebanyak 13 kecamatan, sedangkan yang memenuhi konsumsi beras antara 1 (satu) sampai 3 (tiga) bulan sebanyak 14 (empat belas) kecamatan.
Sementara peningkatan kebutuhan dan harga sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H diikuti dengan peningkatan harga, tetapi masih dalam koridor mekanisme pasar. Namun demikian, instansi terkait terus melakukan langkah-langkah riil untuk mengendalikan harga sembako melalui Operasi Pasar apabila dipandang perlu, terutama untuk mencegah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan modus menimbun. Perkembangan harga pada minggu ini terdapat beberapa komoditi yang mengalami kenaikan, seperti minyak goreng, telur, kol, timun, kenaikan harga tidak terlalu signifikan, harga dalam kondisi cukup stabil.
Dihimbau kepada lapisan warga masyarakat untuk secara inovatif melakukan upaya penghematan energi dan air pada kantor/bangunan pemerintah, BUMD/BUMN termasuk penggunaan peralatan yang menggunakan energi listrik, bahan bakar minyak atau gas, secara mendorong masyarakat termasuk perusahaan swasta untuk melaksanakan penghematan air dan energi.
Upaya antisipasi terhadap terjadinya peningkatan aktivitas warga masyarakat di berbagai tempat serta meningkatnya mobilitas manusia dan barang yang berimplikasi pada timbulnya potensi gangguan kamtibmas, jajaran POLRES Ciamis mengerahkan sebanyak 600 personil, bekerja sama dengan Dinas/Instansi terkait, yaitu : Dinas Perhubungan sebanyak 100 personil, Sub. Detasemen Polisi Militer sebanyak 9 personil, KODIM 0613 Ciamis sebanyak 210 personil, Satuan Polisi Pamong Praja sebanyak 30 orang, Kesehatan 8 unit kendaraan Ambulance (16 orang), Pemadam Kebakaran 4 unit kendaraan damkar (12 orang), ORARI/RAPI 75 orang dan Satkorlak Penanggulangan Bencana Alam sebanyak 1 regu dan 3 unit kendaraan yang secara resmi telah dipersiapkan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing melakukan pengamanan diawali denga Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2012.
Upaya yang maksimal dari berbagai unsure sangat dibutuhkan dikarenakan meningkatnya jumlah masa dan kendaraan tahun ini yang signifikan. Hal ini seiring dengan perbaikan ekonomi masyarakat yang berpengaruh pada meningkatnya jumlah kepemilikan kendaraan bermotor. Perhatian khusus terutama pada pengendara kendaraan bermotor roda dua/sepeda motor yang jumlahnya semakin meningkat haruslah sangat berhati-hati, karena sepeda motor tidak didesain untuk perjalanan jarak Jauh serta sering kali digunakan mengangkut penumpang dan beban yang berlebihan kapasitas.
Untuk pendirian Posko-posko Simpatik yang didirikan oleh perusahaan swasta, kelompok masyarakat simpatisan partai politik diharapkan berkoordinasi dengan baik dengan aparat berwenang, serta upayakan untuk menghindari berdirinya “posko-posko liar” yang keberadaannya kontra produktif mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. >>HR

Related posts