PDAM PEMALANG MoU DENGAN KPH BANYUMAS TIMUR, UNTUK MENGATASI KRISIS AIR BERSIH

PEMALANG JATENG, [MR] – Dalam rangka mengupayakan penyediaan air baku untuk pelayanan, Perumda Tirta Mulia Kabupaten Pemalang melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding /MoU), antara pihak PDAM [Perusahaan Daerah Air Minum] Kabupaten Pemalang dengan KPH [Kesatuan Pengelolaan Hutan] Banyumas Timur tentang rencana pemanfaatan air dari mata air lember atau lembeyan, pada petak 581 Karanggandul BKPH [Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan] gunung Slamet barat KPH Banyumas Timur.
MoU tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang Slamet Efendi dengan Administratur Perum Perhutani KKPH Banyumas Timur Cecep Hermawan, serta disaksikan oleh Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo di Aula Kantor Perumda Tirta Mulia Pemalang, pada Kamis [19/8].
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo menegaskan Perumda Tirta Mulia Pemalang  tidak hanya dituntut dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih saja, namun juga tugas lain yang berkaitan dengan pengelolaan air bersih.
“Selaras dengan tugas dan fungsi tersebut, Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk KPH Banyumas Timur untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Belik, yang merupakan daerah rawan kekeringan, terutama pada musim kemarau. Saya sungguh berharap, dengan adanya kerjasama pembangunan jaringan air baku yang berada di Desa Kalipagu Kecamatan Baturraden, dapat mengatasi masalah kekeringan yang terjadi setiap tahun di Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Belik”. Tuturnya.
Lebih lanjut lagi bupati menyampaikan, Dengan adanya penandatanganan MoU ini, diharapkan potensi akan terjadinya masalah hukum dapat di antisipasi maupun di tekan seminimal mungkin. Kerja sama ini juga dilakukan atas dasar kepentingan umum, mengingat Perumda Air Minum Tirta Mulia merupakan perusahaan daerah yang bertugas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih.
Tentunya ada harapan besar dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, dimana Perumda Tirta Mulia mampu meningkatkan besar harapan kami, MoU ini dapat meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah maupun wilayah sekitarnya. “Saya juga berharap, semoga kerjasama ini terus berkelanjutan sebagai wujud pengabdian dalam melayani dan meningkatkan taraf derajat kesehatan masyarakat”. Harap bupati Agung.
Sementara itu, administratur Perum Perhutani/KKPH Banyumas Timur Cecep Hermawan, menyambut baik penandatanganan MoU ini. Dengan adanya kesepakatan ini, potensi air yang melimpah di gunung Slamet dapat dimanfaatkan secara optimal. Tentunya dalam pemanfaatan air yang ada juga menjaga hutan lindung yang ada di Gunung Slamet. Cecep juga berpesan agar bersama-sama menjaga hutan di kawasan Gunung Slamet.
Diungkapkan senada dengan bupati Pemalang, direktur utama Perumda Tirta Mulia Pemalang Slamet Efendi mengemukakan, dengan adanya MoU ini merupakan titik terang dari perjuangan panjang untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat wilayah Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Belik. Dirinya sangat berharap pada tahun 2022 nanti harus sudah mulai dikerjakan proyek tersebut.  [SatriyoAdie\Iwan]

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.