Panen Perdana Poktan Sumber Mukti IV, Hasilkan Kedelai Sebanyak 2,6 Ton / Hektar

Buruh tani 2Buruh tani 1Indramayu, (MR)
Pelaksanaan panen perdana kacang kedelai  Kelompok Tani ( Poktan ) Sumber Mukti IV Desa  Sumber jaya Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu telah berhasil dengan sukses. Pasalnya, hasil panen perdana kacang kedelai  Poktan Sumber mukti IV telah menghasilkan sebanyak 2,6 Ton kedelai / Hektarnya.

Selama masa proses  MT hingga masa panen tersebut,  pola penanaman telah behasil direalisasikan dengan baik oleh Poktan Sumber Mukti  IV.

“Dengan metode ilmu pertanian yang baik, Alhamdulillah Poktan yang kami pimpin telah berhasil melaksanakan MT (Masa Tanam–red) hingga masa panen dengan baik. Jujur kami akui, kendala dilapangan yang kami temui terkait lamanya proses pencairan dana program kedelai tersebut.

Dilapangan, pengalaman dari prosesi Masa Tanam benih kedelai memerlukan biaya yang tidak sedikit. Yang kami butuhkan sewaktu MT tersebut, Minimal  + Rp 3,7 Juta per Hektarnya. Sedangkan dana bantuan dari APBN sebesar Rp 1,8 Juta per Hektarnya. Bisa dibayangkan berapa selisih antara dana dari APBN dengan biaya yang harus kami keluarkan untuk MT tersebut,” beber Iskandar Ketua Poktan Sumber Mukti  IV, kepada MR dikediamannya belum lama ini.

Dipaparkan Iskandar, dirinya berharap kepada Dinas terkait agar bisa lebih peka serta memahami betul keadaan dilapangan. Menurut dia, program positif dari pemerintah tersebut, semestinya  dibarengi dengan dukungan finansial yang memadai.

Namun, dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Indramayu beserta Dinas Pertanian,  dalam mewujudkan program yang pro petani tersebut, sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan yang digulirkan oleh Pemerintah.

Ditambahkan Iskandar, ke tujuh Poktan dibawa binaannya, seperti Poktan Sumber Mukti, Sumber Mukti I, Sumber Mukti II, Sumber Mukti  III, Sumber Mukti  IV, Sumber Mukti V, dan Mulya Tani. Sudah diadakan penyuluhan beserta bimbingan yang baik, sehingga dalam realisasi MT kedelai  diantara dari ke Tujuh Poktan tersebut, telah mampu menghasilkan varietas kacang kedelai terbaik.

“Luas lahan tanah milik PT. Perhutani  + 400 Hektare yang telah ditanami kedelai hingga masa panen sekarang, telah mampu menghasilkan varietas kacang kedelai  yang bagus.  Sementara sisa luas lahan + 250 Hektar  yang ditanami kedelai belum memasuki masa panen. Sedangkan 60 Hektar lagi baru tanam ‘’ pungkas Iskandar.

Terpisah, Wain (51) Ketua Tani / Buruh Tani kedelai  Dusun Citayem Desa Cikawung Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu kepada koran ini menuturkan. Dengan penggunaan obat-obatan yang  berqualitas dan mumpuni.  Dirinya mengakui hasil dari kedelai tersebut sudah cukup bagus. Pasalnya kata dia, ketepatan serta kejelian petani dalam penggunaan obat-obatan tersebut, sudah  tepat.

“Obat-obatan yang dikhususkan untuk kedelai seperti Merk Rondex dan Pomi. Merupakan produk obat-obatan yang cukup bagus untuk prosesi  MT kedelai.  Kedua-duanya sudah mendapatkan kepercayaan dari petani sebagai obat-obatan kedelai yang terbaik.

Penerapan obat-obatan dilahan kami dengan luas + 250 Hektar  selalu menggunakan merek itu. Hanya saja, pola tanam yang kami laksanakan terkendala kurangnya air. sehingga menghambat MT, Mudah-mudahan untuk musim panen selanjutnya, hasilnya  lebih bagus lagi,” harap Wain. >>Afandi

Related posts