Indramayu (MR)
Nurul Yaqin, tokoh masyarakat Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, menilai Pelayanan Umum (Yan-Um) Haurgeulis, sering mengecewakan warga desa yang mengurus permohonan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KPT).
Menurutnya, banyak warga desa yang mengeluhkan proses pembuatan KK dan KTP tidak jelas penyelesaiannya. “ Untuk mendapatkan pelayanan prima warga harus membayar diatas tarif resmi, tetapi itupun beberapa bulan berikutnya baru jadi, “ ungkap Nurul Yaqin kepada MR di rumahnya di Desa Mekarjati.
Jika pembuatan KK dan KTP di Haurgeulis seperti itu, dapat menghambat kegiatan usaha/ekonomi masyarakat, misalnya untuk persyaratan pinjam modal di Bank diperlukan KK dan KTP, tetapi proses penerbitannya lamban hingga 3 bulan lebih baru selesai itukan mengecewakan warga, cetus Nurl Yaqin geram.
Achmad Septiana, Sm. Hk. Kepala Seksi Pelayanan Umum (Kasi Yan-Um) Haurgeulis, menepis keterangan tersebut diatas. “ Keterlambatan proses penerbitan KK dan KTP disebabkan jaringanya tidak normal/terganggu, jadi meskipun Komputernya baik tetap saja tidak bisa mem-produksi KK dan KTP tepat pada waktunya, “ tandas Achmad di ruang kerjanya Kamis (11/8) silam. (Mukromin/Maskin)
