NTT Alokasikan Rp700 Milyar untuk Infrastruktur

Kupang,(MR)

Ketua Badan Anggaran DPR RI Melky Mekeng menga-takan dalam tahun anggaran 2011, pihaknya telah meng-alokasikan dana sebesar Rp700 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Nusa Tenggara Timur (NTT).  “Total dana terse-but naik sekitar 57,14% jika dibandingkan dengan alokasi anggaran untuk kebutuhan yang sama pada 2010 yang hanya mencapai Rp400 miliar,” katanya di Kupang, Kamis (17/11).

Ia mengatakan alokasi dana sebesar Rp700 miliar itu untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta fasilitas pelabuhan dan terminal darat, laut dan udara di trans utara Flores hingga Pulau Adonara, termasuk trans Sumba dan Timor bagian barat.

Putra asli Maumere, Sikka, Flores itu mengimbau para pengguna, pengelola dan pelaksana anggaran untuk cermat dalam menggunakan dana tersebut sesuai peruntuk-kannnya agar bisa mendapat-kan hasil yang maksimal dan berkualitas. “Hindari cara-cara yang tidak halal dalam meng-gunakan dana untuk kepenti-ngan umum itu dengan maksud untuk memperkaya diri sendiri dan merugikan banyak orang, sehingga kepada masyarakat diminta untuk ikut mengontrol dan mengawasi pemanfaatan dana tersebut di lapangan,” katanya.

Mekeng yang saat itu didampingi anggota Komisi V DPR RI Farry Francis mengatakan, alokasi anggaran pembangunan infrastruktur di NTT untuk tahun anggaran 2012 akan lebih besar lagi dari 2011 atau terus mengalami peningkatan.”Angka pastinya kami belum sebutkan, karena masih dalam proses pemba-hasan, tetapi pasti lebih besar dari Rp700 miliar yang digelon-torkan untuk NTT dalam tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan pemerinta-han Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika menyampai-kan Nota Keuangan atas RUU APBN 2012, telah mengarahkan belanja modal sebesar Rp168,1 triliun untuk menunjang pem-bangunan infrastruktur terma-suk infrastruktur energi, keta-hanan pangan, dan komunikasi. Hal itu perlu dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mendukung pengembangan dan peningkatan keterhu-bungan antarwilayah.

Mekekng menjelaskan dalam RAPBN 2012, alokasi anggaran belanja modal direncanakan mencapai Rp168,1 triliun, naik Rp27,2 triliun atau 19,3% dari APBN-P 2011. “Pemerintah juga telah beren-cana meningkatkan keterhu-bungan antarwilayah, sehingga pada pembangunan di bidang perhubungan, belanja modal direncanakan antara lain untuk membangun jaringan rel kereta api baru sepanjang 150 kilometer serta mengembangkan dan merehabilitasi 116 bandara dan membangun 14 bandar udara baru di berbagai tempat di seluruh Tanah Air,” katanya.  “Kita ingin menyeimbangkan pembangunan infrastruktur yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia,” kata Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI itu menambahkan.

Sedangkan untuk menga-tasi sumbatan infrastruktur dan meningkatkan keterhubungan antarwilayah, pemerintah beren-cana akan menggunakan ang-garan belanja modal untuk pembangunan jalan baru dan peningkatan kapasitas jalan sepanjang 4.005 km.

Di samping itu, kata dia, pemerintah juga melakukan preservasi yang meliputi pemeli-haraan dan perbaikan jalan sepanjang 36.319 kilometer, membangun jembatan baru sepanjang 7.682 meter dan memelihara jembatan sepanjang 217.076 meter di seluruh pelosok Tanah Air. >> Moses Mone Kaka

Related posts