Kotamobagu, (MR) – MTsN 2 Kotamobagu sejak mulai ajaran baru tanggal 13 Juli sudah melakukan pembelajaran elektronik dengan sistem daring dan learning yang artinya dapat diakses menggunakan WA dan Google classroom.
Hal itu dijelaskan langsung oleh kepala sekolah MTsN 2 Kotamobagu Asri Maaku, S.Pd saat dikunjungi langsung di MTs 2 Kotamobagu.
“Pembelajaran elektronik dengan sistem learning dapat diakses menggunakan WA, YouTube, dan Google Classroom dan juga dengan berkunjungnya Walikelas kerumah-rumah siswa untuk dapat mengawasi langsung kelancaran pembelajaran para murid dirumah,”Ujarnya.
Setiap walikelas mengunjungi dalam waktu 1 minggu 4-5 kali tatap muka. Untuk para siswa yang mengakses Google Classroom tidak akan dikhawatirkan karena setiap nomor orang tua siswa diberikan paket data 6Gb dalam satu bulan dan guru pengajar diberikan juga paket 6Gb untuk mengakses pembelajaran melalui daring yang dilaksanakan pada jam 7 sampai dengan jam 10 waktu pembelajaran online dilaksanakan.
Setelah itu dikunjungi di rumah untuk melihat keaktifan siswa di rumah dan untuk siswa yang tidak dapat mengikuti pembelajaran melalui sistem online sekolah pun juga sudah persiapkan tempat untuk pembelajaran langsung dilakukan di lab sekolah.
“Pembelajaran dimulai dari jam 7 hingga jam 10 dengan sistem online lalu untuk siswa yang tidak dapat mengaksesnya dapat juga hadir di sekolahan untuk mengikuti pembelajaran yang telah saya sediakan lab khusus yang ada di sekolahan.”Jelasnya.
Para siswa juga disediakan buku panduan pembelajaran yang telah disiapkan untuk siswa belajar dirumah selama pandemi ini dengan harga lima belas ribu supaya orang tua dan siswa dapat melihat jadwal mata pelajaran setiap guru yang ada dan panduan pembelajaran setiap mata pelajarannya.
Mayoritas 90% dari keluarga sudah ada hp baik milik orang tua atau pun kakaknya. “Mayoritas 90% siswa sudah dapat mengakses langsung pembelajaran sistem online dan untuk siswa 10% yang tidak dapat mengakses melalui online mereka datang ikuti belajar secara langsung di lab yang langsung saya monitor yang diwajibkan kepada guru untuk ikuti Google classroom lewat WA dan youtube jadi mereka dengan keringanan untuk berikan pulsa data ini kan guru-guru itu siswa dapat tetap mengikuti pembelajaran ini,karena siswa yang ada di sekolah ini hampir 800 orang.”Terangnya
“Dengan ketersediaan fasilitas ini orang tua juga dapat mengerti dan Alhamdulillah setelah di evaluasi baru kemarin ibu kadis dengan pengawas datang kemarin untuk monitoring dan mengevaluasi langsung di MTsN 2 Kotamobagu ini untuk menjalankan sistem pembelajaran menurut KTSP yang mereka pakai lewat daring,setelah direvisi juga dari Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA), anggaran 45 juta yang dikeluarkan untuk selama pandemi ini sudah ditentukan langsung.”Jelasnya. (Neni)
