MTQ ke-26 Kabupaten Trenggalek Diikuti 224 Peserta

Trenggalek,(MR)
DIAWALI dengan pawai oleh para kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Trenggalek menandai dimulainya Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 26 Kabupaten Trenggalek tahun 2012. Pawai dimulai dari Masjid Baiturrahman Trenggalek dengan diiringi drum band dari MI Plus Walisongo dan berakhir di panggung kehormatan di Depan Pendopo Kabupaten Trenggalek dan dilanjutkan dengan Pembukaan MTQ.
Pembukaan MTQ digelar di Alun-alun Trenggalek, hadir dalam upacara pembukaan Bupati Trenggalek, Forpimda Kabupaten Trenggalek, Kepala SKPD Lingkup Pemkab Trenggalek, Camat se-Kabupaten Trenggalek serta para kafila dari Kecamatan se-Kabupaten Trenggalek. Pembukaan MTQ tahun 2012 ini juga diselingi dengan gelar seni islami.
Ketua Panitia MTQ Sigit Hari Basoeki, S.H., M.Si. menyampaikan MTQ merupakan salah satu upaya untuk mencapai visi pembangunan kabupaten Trenggalek karena mampu mendorong terwujudnya masyarakat Trenggalek yang beraklak. Disamping itu dengan dilaksanakan MTQ Tingkat Kabupaten sebagai salah satu cara untuk mencari kafilah-kafilah yang akan dikirim ke tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Sigit menambahkan bahwa peserta MTQ ke-26, diikuti oleh 224 orang yang terdiri dari beberapa cabang. Para kafilah diasramakan di 3 tempat, yakni di SMK Muhammadiyah, SDN Ngantru dan di SMPN 3 Trenggalek. Perlombaan akan berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 26-27 Juni 2012. Lomba dilaksanakan di Komplek Pendopo Kabupaten Trenggalek, Masjid Baiturrahman, Masjid Darussalam, SMPN 3 Trenggalek dan Masjid Komplek Rumah Dinas Polres Trenggalek.
Sementara itu Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan selain mengikuti MTQ baik tingkat Kabupaten maupun tingkat provinsi atau nasional namun inti dari kegiatan ini bagaimana Al Quran makin dicintai masyarakat dihayati khususnya masyarakat Trenggalek. Alquran adalah kalamullah sehingga sangat cocok menjadi pegangan umat manusia untuk kebahagiaan dunia atau akhirat.
Lanjut Bupati, bahwa Alquran juga mengandung falsafah kisah-kisah dan sumber belajar untuk mencerdaskan masnusia. “Pada kesempatan yang baik ini kami mengajak untuk menjadikan alquran sebagai pedoman untuk menciptakan tatanan kehidupan yang harmonis rukun sejahtera dan berakhlakul kharimah,” dan Bupati mengajak kepada tokoh agama untuk terus membimbing dan menghindarkan umatnya dari tindakan2 yang tidak terpuji. “Mari kita tunaikan ajaran agama dengan sebaik-baiknya” ucap Bupati.
Untuk para kafilah yang datang dari seluruh kecamatan, Bupati mengucapkan selamat mengikuti MTQ semoga dengan ini dapat membawa manfaat dan maslahat dalam menyebarkan syiar islam. “Untuk para juri, saya berharap bertindak adil dan jangan ada KKT,” ucap Bupati. Tema MTQ ke-26 di Kabupaten Trenggalek adalah Marilah kita jadikan MTQ untuk mewujudkan generasi Qur’ani cerdas bertakwa berakhlak mulia. >> Mlr/Kim

Related posts