Tanjung Lubuk, (MR)
Menjelang Pemilihan dan Pelantikan Kepala Desa serentak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan Camat, Kecamatan Tanjung Lubuk, Saipul Rahman S.Sos Msi, panen uang yang mana camat tersebut telah melakukan pungli kepada, calon Kepala Desa sebanyak Delapan Desa, dan setelah pemilihan selesai menjelang Pelantikan Camat meminta uang lagi kepada empat Kepala Desa yang akan dilantik, hal ini di katakan salah seorang masyarakat Kecamatan Tanjung Lubuk yang namanya minta dirahasiakan dan dapat di pertanggung jawabkan.
Lebih lanjut Masyarakat tadi mengatakan pada saat menjelang pelihan Kepala Desa (Kades) yang di gelar secara serentak di Kabupaten OKI Camat Tanjung Lubuk, Saipul meminta uang kepada setiap calon kades sebesar Rp1.000.000.- (satu juta rupiah) sebanyak delapan desa, dari semua calon saja camat sudah mengantongi uang puluhan juta, setelah selesai pemilihan pada saat menjelang pelantikan camat melakukan pungli kembali kepada empat kepala desa terpilih yang akan di lantik sebesar Rp12 juta, yaitu Kepala Desa Sukaramai , Tanjung Laut. Tanjung Baru, dan Tanjung Harapan, alas an pungutan uang tersebut, menurut camat kepada empat kepala desa tersebut untuk biaya pelantikan di Kecamatan Tanjung Lubuk, namun apabila pelantikan di laksanakan di Kabupaten uang tersebut akan di kembalikan karena tidak menggunakan biaya. namun kenyataannya pelantikan di Halaman Kantor Bupati OKI Secara serentak se-Kabupaten OKI dan uang tersebut sampai selesai pelantikan tidak di kembalikan oleh camat. Masyarakat tadi menambahkan pada saat uang tersebut di tanyakan kembali namun Camat Saipul meminta kepada empat orang Kepala Desa tersebut supaya menandatangani surat yang mana empat Kepala Desa tersebut tidak tau isi surat tersebut, namun surat tersebut di tanda tangani Kepala Desa pada saat Pelatihan Kepala Desa di Hotel Surya Karta Palembang, di duga surat yang di tanda tangani tersebut tertulis rincian kegunaan uang yang di serahkan Kepala Desa, masyarakat menganggap Rincian tersebut di duga Fiktif.
Camat Tanjung Lubuk Saipul Saat di konfirmasi wartawan melalui Ponsel, Selasa lalu Tanggal (24/11) dengan nada arogansinya mengatakan “Kamu panggil kadesnyo bae dio yang ngaku kalau dio memang punya permasalahan, kan sudah ada surat pernyataan, yang melapor bukan media semestinya mereka yang melapor ke aku, yang punya masalah, nanti Ketemuan di Kayuagung,” sampai berita ini di turunkan Camat tetap tidak memberikan jawaban lagi. >>Ipan
