Mengatasi Sampah Di Kec. Kota Kayuagung DLH Akan Bentuk Bank Sampah Di Setiap Kelurahan

Kayuagung, (MR) – Permasalahan sampah rumah tangga tidak ada habisnya, apakah ini kesalahan pemerintah atau kurangnya kesadaran dari masyarakat yang buang sampah sembarangan sehingga sungai komering yang terbentang di tengah-tengah ibu kota Kabupaten OKI tepatnya di kota Kayuagung menjadi kotor bahkan di saat panas sungai tersebut mengeluarkan bauk busuk.
Berdasarkan pantauan wartawan media ini hampir Di sepanjang sungai Komering yang terbentang di tengah-tengah Ibu Kota Kabupaten OKI ini banyak terdapat sampah baik sampah rumah tangga, maupun eceng gondok bahkan sungai tersebut mulai mengalami pendangkalan bahkan di dekat jembatan Kayuagung sudah menjadi pulau kecil.
Salah seorang warga Kelurahan Kutaraya yang namannya tidak mau ditulis yang sudah terbiasa membuang sampah di Sungai Komering saat di konfirmasi wartawan mengatakan “kami terpaksa membuang sampah di sungai karena di tempat kami belum ada petugas yang mengangkut sampah bahkan tempat sampahpun belum ada. Jadi kami terpaksa membuang sampah kesungai pak mungkin apabila sudah ada tempat sampah dan petugas setiap hari mengangkut sampah rumah tangga, kami tidak akan membuang sampah sembarang di sungai lagi”
Menanggapi masalah tersebut Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKI Sumatera Selatan, M Saleh Nawawi saat di konfirmasi wartawan media ini di ruang kerjanya mengatakan, Masalah kebersihan rumah tangga itu semua tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, namun masalah kebersihan sungai dan taman sudah ada yang menanganinya, seperti kebersihan sungai itu Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) nya PU Pengairan, sedangkan untuk taman itu tupoksinya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ogan Komering Ilir.
M Saleh Nawawi menambahkan masalah kebersihan yang disebabkan dari sampah rumah tangga itu tupoksinya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) walaupun belum begitu maksimal, namun ini semua terkendala kemampuan kita kurang mengingat armada untuk mengangkut sampah terbatas saat ini kita memiliki
18 armada motor kaisar dan 7 unit mobil, armada ini untuk melayani 11 Kelurahan dan 2 Desa, sedangkan sampah yang masuk setiap hari di TPA sebanyak 23 ton
Armada yang bertugas mengangkut sampah satu Motor Kaisar seharusnya melayani 50 keluarga namun saat ini melayani sampai 300 keluarga.
Mengingat kemampuan DLH terbatas untuk kedepan pihaknya mempunyai program penanganan sampah akan diperluas jadi sarana dan prasarana akan di tambah dan Rencana pihaknya akan masuk ke kelurahan, Jadi nanti sampah di setiap kelurahan akan di serahkan ke Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) akan ada bank sampah. Saat ini untuk Kecamatan Kota Kayuagung sudah ada 2 bank sampah yang sudah beroperasi.
Untuk Kabupaten OKI sudah ada 30 Bank Sampah namun belum beroperasi karena belum ada serah terima dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman .(ipan)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.