OGAN ILIR, MR | Banyaknya pemberitaan dugaan maraknya Gudang BBM Ilegal di Wilayah Kabupaten Ogan Ilir sepertinya dianggap angin lalu.
Aparat Penegak Hukum (APH) terkesan bungkam dan tutup mata. Bahkan pernah bergulir isu bakal ada demonstrasi oleh salah satu ormas, namun masih saja tak bergeming.
Tidak ada tindakan tegas dari APH baik dari tingkat Polsek, Polres bahkan Polda membuat dugaan banyaknya melibatkan oknum APH yang Diduga mendapat aliran uang koordinasi dari para mafia BBM ilegal.
Para jurnalis yang tergabung dalam Media Center Jurnalis Kertapati (MCJK) kini kembali menyoroti lemahnya penegakan hukum di wilayah Kabupaten Ogan Ilir serta menjadi tanda tanya besar, ada apa dengan Aparat Penegak Hukum kita??,Senin(25/3/2024).
Salah satu awak media di MCJK Ruslan mengatakan, berkali-kali berita soal BBM ilegal tetapi tak digubris oleh mereka (APH -red).
“Seakan percuma saja kita membuat pemberitaan, melakukan sosial kontrol jika APH tidak mau bersinergi dengan awak media dalam memberantas mafia BBM ilegal ini”, kata Seorang Jurnalis MCJK geram.
“Kami akan meneruskan hasil investigasi dan pemberitaan ini ke Kapolri, agar menindak tegas para oknum APH yang terlibat dan mafia BBM Ilegal diwilayah Ogan Ilir”, tambahnya.
Sementara itu AKBP Andi Baso Kapolres Ogan Ilir saat di kompirmasi Awak Media melalui what shapp nya 0813 41047XXX Tidak ada jawaban Dari Kapolres Ogan Ilir Sampai Berita Ini Di Terbitkan.
Reporter:Jhoni(tim).
