Lagi- lagi, Masyarakat Mengeluh Soal BBM

pengicir minyakKotabaru,(MR)

MAHAL dan langkanya untuk mendapatkan pasokan BBM jenis premium di Desa Geronggang Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru membuat warganya resah, hal tersebut dikarenakan pelangsir yang biasanya memasok ke daerah tersebut ditangkap oleh pihak Kepolisian, demikian halnya yang disampaikan oleh Para pengecer.

Dikatakannya lebih lanjut, sungguh ia sayangkan kenapa hal itu bisa terjadi padahal kalau pelangsir terhenti memasok BBM kedaerahnya maka jelas kebutuhan masyarakat didaerahnya akan terhambat. “Untuk diketahui di daerah kami kurang lebih ada 20 orang dari masyarakat (pengecer) yang menjual BBM berjenis premium itu, untuk sekarang mau tidak mau mereka mematok dengan harga jual tinggi, karena kurangnya pasokan dari Kotabaru yang biasanya dilakukan mereka,” paparnya.

Ia mengharapkan agar kondisi seperti ini tidak berlangsung lama karena dengan begitu kebutuhan premium akan sedikit mengalami kendala dan bisa juga dikatakan langka. “Saya berharap agar Pemerintah Daerah bisa memikirkan hal ini, karena walau bagaimanapun kebutuhan akan BBM menjadi penting untuk keperluan sehari-hari warga dalam melakukan aktifitas dengan menggunakan kendaraan bermotor,” jelasnya.

Dilanjutkannya, biasanya pelangsir mengirimkan premium untuk pasokan di daerah Geronggang dan sekitarnya bisa mencapai 50 jerigen dan itu langsung diedarkan ke pengecer-pengecer yang ada. Bisa dibayangkan kenaikannya khususnya premium mencapai 12 ribu, dari harga normalnya 6 ribu rupiah menjadi 15 ribu rupiah perliternya artinya kebutuhan premium menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“Mudah-mudahan saja apa yang menjadi harapan semua yakni kondisi seperti ini bisa kembali normal dari biasanya, jangan sampai berlarut-larut karena selain warga semakin resah juga dengan tingginya harga jual pengecer membuat nilai ekonomi masyarakat menjadi berkurang,” pungkasnya. >> Her

Related posts