Koordinator BPP Gantar Monitoring Bansos Pompanisasi

Momo Rusmawan bersama para anggota Poktan dan Babinsa saat ujicoba Pompanisasi di Bantaran Sungai Cipunegara (Foto Doc. Abdullah)Indramayu, (MR)
RATUSAN Hektare tanaman padi di Wilayah Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, pada Musim Tanam (MT) Gadu mengalami kesulitan sumber air, sehingga para anggota Kelompok Tani (Poktan) Pemuda Tani Blok Walahar Desa Bantar Waru, memanfaatkan Program Bantuan Sosial (Bansos) Pompanisasi dari Kementrian Pertanian dan Peternakan (Kementanak) RI, untuk memenuhi kebutuhan air diareal persawahannya.

Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Gantar, Momo Rusmawan, menjelaskan Poktan Pemuda Tani Bantar Waru mendapatkan Program Bansos 1 unit mesin Pompa Air merk Yanmar 23 PK, yang diujicobakan untuk menyedot air dari Sungai Cipunegara keareal persawahan Blok Walahar ini sukses tanpa ekses. “ Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran rekan Babinsa Kopka. U. Raharjo, dan para anggota Poktan Pemuda Tani yang pro aktif mensukseskan program pompanisasi, “ katanya.

Diungkapkannya, suksesnya kegiatan Pompanisasi ini maka ratusan Hektare tanaman padi di Kecamatan Gantar, diharapan bisa panen sehingga program surplus beras 2015 dapat direalisasikan. Sebab itu, jalinan kerja sama yang baik antara para anggota Poktan, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Babinsa dan Pemerintah Desa merupakan satu kesatuan untuk meningkatan hasil produksi pertanian, ujar Momo Rusmawan disela-sela memonitoring kegiatan Pompanisasi baru-baru ini. Ketua Poktan Pemuda Tani Bantar Waru, Ade Tarsim, mengatakan mesin Pompa Air merk Yanmar 23 PK dalam satu hari satu malam mampu menyedot air keareal  persawah berkisar 5 Hektare. Sedangkan Poktan Pemuda Tani Blok Walahar mempunyai areal pertanian sekitar 150 Hektare, mudah-mudahan progran bantuan Pompanisasi ini bisa mensuplai kebutuhan air, sehingga para anggota Poktan Pemuda Tani optimis MT Gadu 2014/2015 bisa panen raya padi, tuturnya. >>Mukromin/Abdullah

Related posts