Padangsidimpuan, MR – Melihat Kondisi Jalan Abdul Haris Nasution (Jalan Baru By Pass), salah satu ruas jalan Propinsi yang Menghubungkan Kec.Batunadua dan Kec.Psp Tenggara yang kondisinya sangat Memperhatinkan bagai kubangan Kerbau, sehingga butuh penanganan serius dari Pemprovsu Kondisi ruas jalan tersebut Sangat memprihatinkan. Warga mengeluhkan banyaknya lubang yang menghiasi jalan tersebut, membuat perjalanan menjadi tidak nyaman dan berbahaya.
Menurut salasatu Pengendara roda dua Di kompirmasikan saat Melintas di jln Abdul Haris nasution mengatakan Jalan yang rusak parah ini, oleh warga maupun pengendara yang menyebutnya ‘kupak-kapik’, telah mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pengendara roda dua dan roda empat Sehingga Pengendara merasa tidak Nyaman,Masyarakat meminta kepada PUPR Provsu agar Menyahuti apa yang diharap kan Masyarakat kota Padangsidimpuan.
Pantauan di lapangan, Jumat (9/5/2025), kondisi ruas jalan yang rusak ini sudah berlangsung cukup lama tanpa ada tindakan perbaikan yang berarti dari pihak terkait. Tidak hanya mengganggu kelancaran mobilitas, jalan yang rusak juga sering kali menyebabkan kecelakaan.
Beberapa ruas jalan Propinsi di Kota Padangsidimpuan yang terus menjadi keluhan masyarakat diantaranya ruas Jalan Abdul Haris Nasution (Jalan Baru By Pass) yang merupakan jalan alternatif sepanjang 10,8 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua hingga Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan.
Sangat mengkhawatirkan melihat kondisi jalan Propinsi di ruas jalan Abdul Haris Nasution (Jalan Baru By Pass), bagai kubangan saat musim hujan dan banyak lubang besar yang sangat membahayakan pengendara, terutama saat malam hari.
” Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius, ” ujar Irwandi seorang warga yang Peduli kondisi jalan lintas propinsi yang tidak serius penanganan dan sering merasa cemas saat melewati di jalan tersebut pada malam hari
Kemudian ruas Jalan Propinsi sepanjang 13,3 kilometer yang menghubungkan Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru hingga Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu dan tembus di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, tepatnya di Jalan Raja Inal Siregar Kota Padangsidimpuan, yang juga dipenuhi lubang seperti Kubangan Kerbau membahayakan pengguna jalan.
Menurut Salasatu warga, kota Padangsidimpuan Irwandi Nasution saat di Impestigasi kondisi infrastruktur jalan di Angkola Julu sangat memprihatinkan sekali dan kupak-kapik, karena minimnya Pemeliharaan dan pembangunan, padahal jalan di daerah kami statusnya jalan Propinsi ucapnya.
” Ini sudah sangat mengganggu kenyamanan kami, terutama bagi kendaraan roda dua yang sering terperosok akibat lubang-lubang besar yang menganga, ” ungkap IN warga Kecamatan Padangsidimpuan.
Menurut Irwandi dalam pemerintahan baru Provinsi Sumatera Utara agar segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kondisi jalan Sidimpuan By Pas demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan
Pembukaan ruas jalan tersebut telah memakan biaya milyaran rupiah, kini telah ditumbuhi semak belukar, akibat tidak adanya Pemeliharaan dan peningkatan pembangunan.
Menyikapi keluhan masyarakat terkait kondisi ruas jalan di Kota Padangsidimpuan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatera Utara melalui Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) PUPR Padangsidimpuan Datsur Hasibuan menyampaikan komitmen untuk menangani permasalahan tersebut.
“Kami memahami betul dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan jalan tersebut dan kami akan berupaya untuk segera melakukan perbaikan sesuai dengan prioritas anggaran dan kondisi cuaca yang memungkinkan, ” terang Datsur Hasibuan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar terus berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi terkait kerusakan jalan yang ditemui, sehingga pihaknya dapat segera menindaklanjuti dan memastikan akses jalan tersebut adanya Perhatian Pemprovsu Pungkasnya. (A.karo Karo)
