Kodam II Sriwjaya Gerakan 1500 Personil Untuk Bantu Padamkan Kebakaran

PangdamMuaraenim, (MR)
Untuk membantu pemerintah dalam mengatasi kabus asap akibat kebakaran lahan dan hutan, Mabes TNI turunkan 1.500 personil ke Sumsel. “Ini merupakan kepedulian pimpinan TNI di Pusat,” ujar Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson SIP didampingi Bupati Muaraenim Ir H Muzakir, usai melakukan panen raya jagung hibrida, di Areal Agropolitan, Talang Gudang, Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muaraenim.

Menurut Pangdam II/SWJ, permasalahan kabut asap ini sudah merupakan masalah nasional, sebab akibat kabut asap banyak penerbangan yang tertunda serta efek lainnya untuk masalah kesehatan.

Atas permasalahan tersebut, pimpinan TNI di pusat, menurunkan pasukan sekitar 1.500 personil atau tiga Satuan Setingkat Batalyon (SSY) untuk membantu Kodam II/SWJ. Rencananya personil tersebut akan diturunkan di wilayah OKI dan utau di lokasi titik api yang banyak.

Selain itu juga, kata Pangdam, ia meminta kepada seluruh Babinsa untuk terjun langsung ke lapangan terutama dalam hal membantu untuk ketahanan pangan. Apalagi Kabupaten Muaraenim, luar biasa SDA dan SDM-nya, tinggal bagaimana kepala daerah mensinergikannya dengan seluruh stake holder.

Sementara itu Bupati Muaraenim Muzakir, mengatakan bahwa wilayah perkebunan di wilayah Semende sekitar 29 ribu hektare yang terdiri dari areal kopi dan perkebuan, sedangkan areal persawahan 5 ribu hektar. Semende merupakan salah satu penyumbang penghasil beras di Kabupaten Muaraenim. Untuk itu, ia termotivasi menjadikan Semende sebagai salah satu tempat Agropolitan.

“Saya sudah siap-siap, habis menjabat sebagai Bupati akan kembali menjadi petani sebagai kepala kebun,” ujar Muzakir.

Dikatakan Muzakir, selama ia menjabat sebagai Bupati Muaraenim yakni selama tujuh tahun, baru kali ini, bisa mengajak Panglima Kodam II/SWJ, untuk melihat panen jagung di Koptan Talang Gudang.

Dan luar biasanya, selama tiga hari tiga malam di Kabupaten Muaraenim, hampir sebagian wilayah Kabupaten Muara enim telah disambanginya dan bersilaturahmi dengan masya rakat.

“Saat ini, baru 25 hektar, akan dilakukan terintegrasi, mulai dari tanaman holtikutura, itik, ayam dan unggas, sapi dan kambing dan perikanan,” ujar Muzakir. >>Alfian/Manalu

Related posts