Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI HM. Lubis: 2024 OKI Bebas Stunting

Kayuagung, (MR)
Dalam Rangka Penanggulangan dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Ogan Komering(OKI) Sumatera Selatan  beberapa OPD yang terkait langsung turun kelapangang dengan bergerak cepat bersama tim yang sudah di SK kan Bupati OKI maka dengan ini kita mempunyai target 2024 Kabupaten OKI bebas Stunting hal ini di katakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, HM Lubis SKM MKes. Saat kunjungan penanggulangan  Stunting di Desa  Jambu Ilir Kec Tanjung Lubuk. Selasa, (22/01).
Lebih lanjut Lubis mengatakan untuk penanggulangan Stunting di Kabupaten OKI yang telah dilakukan  Dinas Kesehatan yaitu sudah seribu hari pertama kehidupan ini di lakukan untuk peningkatan kapasitas kader yang telah di latih, dan memberikan imunisasi lengkap melalui Puskesmas, untuk Kesehatan ibu dan anak serta gizi dari Dinas Kesehatan dan hal ini adalah upaya Pemerintah dalam Penanganan dan Pencegahan Stunting, dan kita sudah punya regulasi target Pencapaian dan mudah mudahan apa yang diharapkan tim dari pusat sesuai dengan target mereka akan melihat sampai dimana intervensi yang telah kita lakukan dalam penanggulangan dan pencegahan Stunting di Kabupaten OKI hal ini telah di lakukan Dinas Kesehatan  seribu hari pertama kehidupan.
Masih menurut Lubis dengan adanya kampung KB,  perkawinan dini ini semua tugas dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus dari DPPKB ada Bina Keluarga Balita (BKB) semua orang melakukan intervensi dalam rangka peningkatan pengetahuan dan keterampilan  ibu hamil, anak remaja putri kemudian anak balita keluarga secara umum untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.
Lubis menambahkan angka Stunting di Kabupaten OKI dapat teratasi dan penurunan hal ini sudah dapat kita lihat seperti di tahun 2013 yaitu 40 persen sekarang sudah 25,8 persen malah sekarang sudah menurun lagi 25,5 persen kalau Stunting itu banyak faktor bukan dari kesehatan saja, dari minum air sungai sehingga dapat menyebabkan diare, terus mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak kemudian ibu hamilnya begitu juga apabila terkena diare akan kekurangan zat gizi sehingga menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan janin yang di kandung terganggu. Sehingga melahirkan anak yang kurang gizi.
Penanggulangan dan Pencegahan Stunting Ini tidak hanya Dinas Kesehatan Saja kita bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya terus bersinergi dalam Pencapaian target penurunan angka Stunting Seperti Dinas PU PR yang bersangkutan dengan air bersih dan lingkungan seperti  pembuatan jamban yang sehat. Dinas Pendidikan yaitu bagai-mana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dinas Sosial dalam Bidang Kesejahteraan Masyarakat dalam memberikan bantuan sosial berupa PKH dan lainnya
Dalam Kesempatan yang sama salah seorang  Tim dari Bank Dunia (World Bank) Jakarta,  MR Samuel Mengatakan “Tujuan kami ke sini adalah untuk melihat sejauh mana Kabupaten OKI telah melaksanakan Program Stunting. Stunting adalah salah satu prioritas untuk menjaga kesehatan ibu dan anak Indonesia agar kerja Indonesia kedepan lebih produktif.
Stunting adalah issue lintas sektor tidak hanya peran dari PU dan juga Kemensos tapi semua instansi pemerintah ikut berperan dalam program penanganan dan pencegahan stunting ini dan yang menarik dari stunting ini adalah semua program dan semua kegiatan harus berjalan bersamaan dan harus disampaikan kepada 1000 hari Pertama Kehidupan anak
Menurut salah seorang Staf BAPPEDA Kab OKI Ismail menjelaskan OPD yg terlibat selain Dinas Kesehatan BKKBN. Dan PU PR ada juga Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian yang menyangkut masalah Gizi dan harapannya kedepan dengan adanya penanggulangan ini kedepan mendapatkan generasi sehat cerdas dan berkualitas.
Camat Tanjung Lubuk Abdul Hakim mengatakan adanya kunjungan dari Bank Dunia dan kelompok lainnya dari pusat maupun Kabupaten  ini dalam rangka penanggulangan Stunting di Kabupaten OKI yang mana  Desa Jambu Ilir termasuk salah satu empat desa  Stunting di Kecamatan Tanjung Lubuk, yang di kunjungi untuk diskusi penanggulangan dan pencegahan Stunting. Adapun bantuan yang di berikan yaitu pembuatan Jamban  sebanyak 20 rumah.
Adapun empat desa yang termasuk katagori Stunting di Kec Tanjung Lubuk adalah Desa Jambu Ilir, Desa Tanjung Beringin, Desa Tanjung Merindu dan Desa Suka Rami. Hakim mengharapkan Stunting ini khususnya Desa Jambu Ilir dan empat desa di Kec Tanjung Lubuk dapat Di atasi dan tidak Berkembang ke desa- desa yang lain. >>Ipan

Related posts