Kepala Desa Minta Dilibatkan Dalam Validasi Pendataan Penerima PKH

Sepatan timur kabupaten tangerang (MR) Carut marut data penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Tangerang masih terjadi. Hal itu terkuak dalam rapat koordinasi pihak pemerintah, baik itu pihak desa, kecamatan, Dinas Sosial (Dinsos) dan kantor pos di Aula Kantor Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Rabu 13 Januari 2021

“Ternyata warga di Sepatan Timur ini banyak NIK yang tidak valid di sistem, dikarenakan mereka mengunakan NIK lama yang tidak terdaftar di Disdukcapil,” kata Kepala Desa Sangiang Komarullah, kemarin.

Komarullah berharap, pendataan dan validasi hendaknya tidak dilaksanakan secara mendadak. Dikatakanya, selama ini, pihaknya merasa tidak dilibatkan dalam persoalan pendataan ataupun validasi yang dilakukan oleh dinas atau kementerian terkait. Ia berharap, dengan dilibatkan dirinya (desa-red) akan dapat membantu untuk memudahkan validasi atau verifikasi data penerima BPNT PKH di wilayah.

“Ini sudah memasuki tahun 2021, tapi baru diadakan validasi, dan mirisnya masih dinyatakan ada data tidak valid. Kasihan masyarakat kalau biasa dapat, tiba-tiba tidak dapat karena hal invalid data saja. Sedangkan dia (penerima BPNT PKH) masih ada yang layak menerima batuannya,” kata Komarullah.

Ditambahkan Komarullah, ada sejumlah persoalan yang masih menyakut soal teknis data calon ataupun warga penerima BPNT PKH di desanya yang masih terdapat saldo nol pada Januari 2021 ini.

“Mengenai adanya saldo nol di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau sejenis kartu ATM milik penerima BPNT PKH ini, terjadi karena memang NIK-nya tidak valid di sistsm. Dan perlu diketahui juga, data penerima BPNT PKH bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) alias bukan data berdasarkan usulan dari kami,” ucapnya.

Kepada wartawan, Camat Sepatan Timur Asep Nurman Jaenudin mengatakan, rakor yang di gelar merupakan agenda tetap pihaknya untuk terus melakukan perbaikan pada sebuah sistem atau pelayanan kepada masyarakat. Pada kesempatan kali ini, pihaknya sengaja melibatkan berbagai unsur seperti kepala desa dengan perangkat desa, ketua RW dan ketua RT. Unsur-unsur narasumber yang datang dalam acara rakor disesuaikan dengan tema yang dibahas. Dalam rapat koordinasi kali ini lanjutnya, ada sejumlah perihal yang menjadi pembahasan diantaranya, tentang penyelenggaraan pemerintahan desa, bansos, dan program kampung tematik.

“Alhamdulillah, para narasumber yang datang dari hari ini pihak dinsos, kantor pos dan staf ahli program kampung tematik dapat memaparkan dengan baik hal-hal yang perlu diketahui pemerintah desa sampai ketua RT,” ujarnya.

Sihar S

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.