Kasus Judi 4 PNS Konawe Utara dan 1 Warga Dilimpahkan ke Kejaksaan

Ipda La Ajima Kapolsek LasoloKonawe Utara, (MR)
Permainan Judi dengan menggunakan sarana Kartu Joker yang biasa disebut Song atau Sambung Tulang yang selama ini biasa dilakukan masyarakat sebagai permainan hiburan ternyata kini sudah merebak dikalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bahkan permainan ini tak tanggung-tanggung pemainnya menggunakan uang sebagai taruhanny yang sering disebut JUDI.

Kepolisian Sektor Lasolo, jajaran Polres Konawe, Polda Sultra, kembali mengamankan Lima (5) orang pelaku permainan Judi tersebut, Rabu (30/3/2016).

“Permainan Judi tersebut melibatkan empat (4) orang PNS Pemkab Konawe Utara, dan salah satunya adalah seorang Sekretaris Dinas. Adapun keempat PNS tersebut adalah, dua oorang dari dinas PU Konawe Utara yaitu Aris dan Lala, satu orang dari Kecamatan dan satu orang merupakan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olah Raga Konawe Utara yaitu Aris” Kata Ipda La Ajima Kapolsek Lasolo. Menurutnya, saat dirinya menerima laporan dari masyarakat bahwa disalah satu rumah warga Kelurahan Tinobu Kecamatan Lasolo ada permainan Judi dirinya langsung memimpin anggotanya untuk melakukan penyeilidikan dirumah tersebut.

Saat dihubungi warga saya mendapatkan laporan masya rakat bahwa disalah satu rumah warga di kelurahan Tinobu sedang berlangsung permainan judi, saya langsung memimpin anggota Reskrim, Intel untuk melakukan penyelidikan dan ternyata benar, apa yang disampaikan warga memang benar, jelas Ipda La Ajima. Lanjutnya, selain mena ngkap para pelaku permainan Judi Song itu, kami juga mengamankan Barang Bukti berupa uang hasil permainan judi sebanyak Rp.887.000, – dan alat permainan mereka berupa kartu Joker’ terangnya.

Selain keempat PNS tersebut kami juga mengamankan salah satu warga sipil sudah kami amankan di ruang tahanan Polsek Lasolo.

Kajadian ini sempat menarik perhatian sejumlah pejabat Pemkab Konawe Utara, diantaranya Kepala BKD dan Sekda Konawe Utara bertandang ke Polsek Lasolo untuk melihat langsung siapa PNS yang ditangkap saat bermain judi Song. Bahkan Pemkab Konawe Utara langsung melakukan Rapat Tertutup. Kejadian ini menurut warga adalah suatu kejadian yang harus menjadi perhatian besar dari pemerintah Konawe Utara dan pihak Kepolisian agar kedepan tak adalagi kejadian serupa, mengingat selama ini Penyakit Masyarakat (PEKAT) ini sudah menjadi suatu kebiasaan buruk yang harus dihilangkan. Mengingat selain permainan Judi menggunakan Kartu, di daerah ini masih banyak beredar Permainan Judi Totok Gelap (TOGEL), olehnya itu Pemerintah daerah, terutama Satpol PP, BKD, Bawasda, Baperjakat agar jeli dalam mengangkat pejabat struktural Pemkab Konut. Jangan membuat malu daerah ini dengan ulahnya yang sudah malas berkantor, bermain judi lagi’ harap warga yang tak mau disebutkan namanya. >>Andi Jumawi

Related posts