Karaoke ‘DJEE’ Dibeking Oknum yang Mengaku Anggota AJI dan LBH

Kediri,(MR)

Terkait adanya pengaduan dari salah satu karyawan tempat hiburan karaoke “Djee” yang meniadakan tunjangan hari raya pada waktu yang lalu tahun 2011 serta adanya interfensi karyawan untuk melakukan penggalangan tanda tangan para karyawan untuk menonaktifkan salah satu karyawan karaoke, penggalangan tanda tangan tersebut diduga dilakukan oleh salah satu karyawan karaoke djee yang sangat berpengaruh sehingga para karyawan ketakutan dan akhirnya menuruti perintahnya.

Menurut salah satu karyawan karaoke djee yang namanya kami rahasiakan, Para karyawan ini tahun lalu tidak diberikan THR, melainkan dipinjami uang oleh pihak manajemen disamping itu juga para karyawan tidak diberikan jaminan asuransi, menurut pengakuan karyawan.

Saat ditemui di kantornya wilayah kepung kediri oleh wartawan koran ini, Nurul selaku pihak manajemen tidak bersedia menemuinya, dan ketika ditelpon dan sms melalui selularnya juga tidak dijawab.

Beberapa saat kemudian wartawan ini ditelpon oleh seseorang yang mengaku sebagai konsultan karaoke djee yang bernama zaini. Zaini juga mengaku sebagai anggota AJI dan anggota LBH Kediri yang tujuannya untuk menakut nakuti wartawan koran ini dan meminta untuk tidak diekspos.

Setelah di kroscek ke salah satu wartawan harian kediri, nama Zaini tidak ada baik di LBH maupun AJI, setelah dihubungi wartawan ini Zaini mengaku bahwa dia bukan anggota LBH dan pengakuannya dia sebagai wartawan disebuah majalah bulanan di kediri, tidak itu saja kami juga kroscek ke karyawan djee bahwa nama Zaini merupakan orang biasa, tidak bekerja sebagai wartawan maupun LBH dan dia hanya mengaku ngaku saja.

Dalam hal ini pihak manajemen karaoke djee memakai jasa para oknum yang diduga insan PERS, ini sangat bertentangan dengan profesi seorang wartawan. Serta mengingat pengakuan salah satu karyawan bahwa Zaini bukan dari wartawan maupun LBH dan AJI. hanya orang biasa saja. Dalam hal ini pihak manajemen djee alergi terhadap wartawan yang ingin melakukan konfirmasi dalam sebuah pemberitaan, dan pengaduan karyawan tentang hak-haknya yang dikurangi diduga dilakukan oleh pihak manajemen djee. >> Omn

Related posts