Halmahera Utara, (MR)
Pasca dilantik menjadi Kapolres Halut menggantikan AKBP Yudi Rumantoro, SH, SIK, Ms.I, sejumlah agenda penting langsung diantisipasi oleh AKBP Irvan Indarta, untuk lebih mengoptimalkan kinerja dan pelayanan Polres Halut kepada masyarakat.
Berbincang dengan wartawan media ini di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu, (30/9), Irvan memaparkan bahwa saat ini ada 5 hal yang menjadi target dan harus dituntaskan guna meminimalisir berbagai kerawanan di masyarakat dan juga agar kinerja Polres semakin mendapat kepercayaan di masyarakat.
Kelima masalah yang menjadi target tersebut seperti, pembasmian miras, masalah narkoba, judi, konflik social dan pembalakan liar. Terkait ke 5 masalah ini, Irvan, di awal masa tugasnya sebagai Kapolres Halut, telah melakukan pembinaan internal dengan mengingatkan kepada setiap anggota agar bekerja sesuai dengan aturan yang ada dan jangan mencoba-coba untuk “bermain api” di lapangan karena jika kedapatan akan ditindak tegas.
“Kami sudah menginstruksikan kepada setiap Kasat agar terus memantau anak buahnya, dan mengingatkan mereka agar tidak terlibat dalam praktek-praktek illegal atau bahkan sebagai pemakai narkoba, karena jika ditemukan maka kami akan sikat dan tindak tegas”, ungkap Irvan.
Terkait agenda pemberantasan miras yang marak di Halut, menurut Irvan, pihaknya akan menggandeng Polda Malut dan melakukan razia, bukan hanya di dalam kota Tobelo, tetapi akan dilakukan sampai ke desa-desa, karena harus diakui bahwa hampir sebagian besar masalah kamtibmas yang terjadi di Halut, semuanya berawal dari miras.
Sedangkan untuk masalah narkoba, Irvan memaparkan bahwa akan dilakukan tes urine untuk semua anggota Polres Halut pada pertengahan Oktober, cuma masih mencari waktu yang tepat agar program ini bisa dilaksanakan, karena telah terbukti, salah satu anggota Polres Halut, yaitu Aiptu RK, alias Utam, yang menjabat sebagai Kanit Provos Polsek Morotai Selatan, beberapa waktu lalu, (27/9), telah diciduk oleh tim Satuan Reserse Narkoba Polres Ternate atas dugaan penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, untuk pembalakan liar, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kadis Kehutanan karena saat ini, pembalakan liar cukup marak di Halut.
Menurut Irvan, pihaknya tetap memprioritaskan masalah ini jika terbukti illegal. Selain itu, guna menjaga kemitraan di lapangan, Irvan telah melakukan koordinasi dengan Dandim 1508 Tobelo dan Komandan Kompi 732 Banau dalam upaya menjaga kemitraan antara TNI-Polri saat menjalankan tugas di lapangan.
Irvan berharap dengan kemitraan ini, TNI-Polri bisa bersama bahu-membahu untuk mendukung setiap program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. >>Karl
