Kaltim Kekurangan 500 Dokter

Samarinda,(MR)
KALIMANTAN Timur masih kekurangan sekitar 500 dokter terutama di kabupaten dan wilayah pedesaan maupun pedalaman. “Jumlah dokter yang ada saat ini sekitar 1.500 orang baik dokter umum maupun spesialis,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Samarinda, Sabtu (8/9).
Ia mengatakan, sebanyak 500 dokter yang masih kurang itu akan ditempatkan di 47 rumah sakit, 214 Puskesmas, 774 Puskemas Pembantu, 4.717 Posyandu, 310 Polindes, dan 494 Poskesdes yang tersebar di seluruh Kaltim.
Gubernur mendukung masuknya 61 dokter muda ke Kaltim, yakni dokter muda dari peserta Program Intensif Dokter Indonesia (PIDI) atau program praktik lapangan, pascauji kompetensi sebelum bertugas dan menjadi dokter profesional.
Sedangkan penyerahan 61 dokter muda ke Kaltim tersebut dilakukan oleh Ketua Komite Intensif Dokter Indonesia (KIDI) M Mulyohadi Ali pada Jumat (7/9) di kantor gubernur.
Para dokter muda ini selanjutnya diserahkan gubernur kepada empat kabupaten dan kota di Kaltim yang menjadi tujuan PIDI, yakni Samarinda, Kutai Kartanegara, Balikpapan, dan Bontang. Dari 61 dokter muda itu, terdapat  dua orang dari Kaltim, yakni dari Kota Bontang dan Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga gubernur berharap agar setelah tuntas menjalankan PIDI, mereka bisa mengabdi di Kaltim, terutama dua dokter yang berasal dari daerah ini.>> Kipan Suerta

Related posts