Sukabumi, (MR)
Kepiawaan seorang kepala desa (kades) bukan saja dilihat dari kemajuan di desanya, segala bentuk program dan kegiatan lainnya terlihat nyata juga terealisasi. Begitu juga dengan dampak lain sering terlihat di mata masyarakat ada yang ada menyukuri nikmat? Menjadi kepala desa? Begitu juga sebaliknya.
Seorang kepala desa tepatnya di desa bojonglongok sebut saja H. Hendi Suhendi (Abah Godeg) panggilan akrab beliau, jelas jadi panutan masyarakat. Contoh kecil segala bentuk pengaduan pengaduan seakan manja melapor ke seorang kades, ini menandakan kedekatan kades dengan masyarakat.
Saat wartawan MR menjumpai seorang kepala desa H. Hendi Suhendi (Abah Godeg) ternyata banyak masya rakat berkerumun menjumpai beliau, yang mereka adukan, perihal proyek jalan raya pakuwon-parakansalak, yang disinyalir dan diduga tidak akan ada penyelesaian akhir atau rampungkan pengerjaannya secara real sesuai apa yang di rencanakan para pejabat terkait dalam perihal pembangunan jalan tersesut.
Masyarakat bojonglongok menuntut dan meminta kepada kepala desa bojonglongok untuk dipertemukan dengan Dinas terkait dengan luapan dan kekesalan menilai jalan tersebut belum rampung.
Namun dengan kesigapan kepala desa bojonglongok H. Hendi Suhendi (Abah Godeg) dengan menuntun masyarakat untuk belajar berkoordinasi, pada akhirnya masyarakat tersebut berangsur membuarkan diri.
Saat di temui wartawan MR kades bojonglongok menyampaikan, bukan hal baru untuk menghadapi masyarakat yang berdatangan komplen terhadap kinerja pemerintah kabupaten sukabumi yang lamban dalam mengurus kerjaan tertundan, bahkan menurut beliau kades banyak masyarakat tidak saja dari bojonglongok, masyarakat dari luar desa pun menginginkan jalan tersebut jalan raya pakuwon-parakansalak tertata dengan baik, namun dengan demikian saya dan masyarakat meminta kepada dinas dinas terkait kabupaten dan provinsi jawa barat menindak lanjuti proyek jalan raya pakuwon-parakansalak di kerjakan kembali. Jangan sampai di Tanami pohon pisang., celoteh salah seorang warga.
Disaat kesibukan seorang kades dengan berbagai kegiatan beliaupun H. Hendi Suhendi (Abah Godeg) menyempatkan ingin berbagi social dengan para jompo dan anak-anak yatim akan di undang ke kantor desa dan akan diberikan santutan, hal serupa ini bukan saja semata mata menyambut bulan suci ramadhan, melainkan social tersebut sering kepala desa bojonglongok H. Hendi Suhendi (Abah Godeg) lakukan 3 x dalam setahun.
Diantara bulan rajab, mauled dan menjelang ramadhan, ditanya soal pilkada kades bojonglongok menyampaikan pesan pesannya kepada siapapun yang menjadi bupati dan wakilnya tetaplah harus memperhatikan rakyat, inpra struktur dan lainnya contohnya jalan desa bojonglongok-cipanengah tidak sama sekali diperhatikan oleh pihak-pihak terkait dari pihak kabupaten pun tidak ada perhatian, sementara kami selalu die lo-elokan oleh masyar akat pengguna jalan tersebut. Bila jalan desa yang tidak terurus dan tak diperhatikan? Apakah pantas di tanam pisang dan singkong? Itu celoteh atas nama masyarakat yang terdengar oleh kades bojonglongok. Semoga saja pemerintah kabupaten sukabumi mampu merenovasi jalan desa bojonglongok cipanengah begitu juga jalan raya pakuwon parakansalak, saya pun berpesan kepada seluruh masyar akat agar tutut serta mengakses kan pilbub Kabupaten Sukabumi Desember yang akan dating, begitu di sampaikan kades bojonglongok Kec. Parakansalak Kab. Sukabumi. >>Uwa//Heriyanto/U.S.
