Kabupaten Malang, (MR) – Kabupaten Malang kembali terpilih menjadi salah satu tuan rumah Gebyar UKM Indonesia 2017. Pasalnya MarkPlus, Inc, salah satu perusahaan marketing terkemuka di Indonesia bersama Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia serta International Council for Small Business (ICSB) Indonesia menunjuk Kabupaten terbesar kedua di jawa timur ini , untuk kembali menyelenggarakan acara Gebyar UKM Indonesia 2017 yang tahun ini mengusung tema “Saya Indonesia, Saya UKM, Saya 4.0”.
Selain Kabupaten Malang Acara ini juga diselenggarakan di 18 kota di Indonesia . Christian Marides Marpaung, Corporate Secretary MarkPlus, Inc. menjelasakan Gebyar UKM Indonesia 2017 kali ini selain diselenggarakan di Kabupaten Malang juga di selenggarakan di Palembang, Palu, Banjarmasin, Solo, Batam, Semarang, Jakarta, Pekanbaru, Manado, Lampung, Medan, Bandung, Jogja, Balikpapan, Makassar, Surabaya, dan Denpasar. Menurutnya acara Gebyar UKM Indonesia 2017 ini menjadi momentum bagi MarkPlus, Inc. untuk meluncurkan buku “Peta Jalan UKM 4.0” yang merupakan panduan bagi para UKM untuk dapat naik kelas dan menjadi lebih besar.
Buku tersebut juga merupakan lanjutan dari buku 9 Jurus Pemasaran UKM WOW yang diluncurkan pada Gebyar UKM tahun lalu. Buku “Peta Jalan UKM 4.0” ini memberikan 10 jalan bagi para UKM agar lebih profesional, produktif, kreatif, dan Entrepreneurial. “Tema “Saya Indonesia, Saya UKM, Saya 4.0” sendiri diperuntukkan bagi para UKM agar nasionalisme dan kecintaan terhadap produk dalam negeri semakin meningkat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan nilai-nilai marketing 4.0 agar para UKM lebih go digital dan terus produktif dan berkembang,” ungkapnya kamis (19/10).
Sementara kegiatan Gebyar UKM 2017 yang berlangsung di pendopo Agung Kabupaten Malang tampak cukup meriah di isi oleh berbagai UKM dari berbagai daerah dan di buka Bupati Malang Rendra Kresna. Dalam sambutannya Bupati Malang Rendra Kresna menyampaikan pemerintah Kabupaten Malang sangat mengapresiasi Gebyar UKM 2017 ini .
Hal ini menurut Rendra menunjukan geliat ekonomi masya-rakat, khususnya masyarakat Kabupaten Malang semakin meningkat dan kreatif. “Gebyar UKM 2017 ini adalah salah satu bukti upaya pemerintah untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masya-rakat untuk lebih kreatif dan cerdik dalam membaca peluang usaha untuk di jadikan usaha yang sangat menguntung-kan,”ujar Rendra.
Selain itu, sambung Rendra kegiatan Gebyar UKM kali ini juga untuk membangun mental di antara pelaku UKM, agar siap bersaing dengan produk-produk lainnya, terutama mengahadapi persaingan global yang semakin ketat. “Dengan mental yang kuat, tentunya hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi pelaku UKM untuk mengahadapi persaingan di pasar lokal maupun domestik melalui kreativitas yang selalu ber-kembang,” beber Rendra.
Gebyar UKM 2017 kali ini juga di hadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur Dr. Mas Purnomo Hadi, MM , bupati Trenggalek Dr. Emil Dardak, Dekan FIA Universitas Brawijaya Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS, Direktur PolinemaDrs Awan Setiawan MM, Wakil Pimpinan Wilayah BRI Jatim, M Ady Prayitno, GM Telkom Indonesia Sinaga dan Direktur IMA Chapter Malang Rachmad Santoso. Sementara itu Christian menambahkan Kegiatan Gebyar UKM 2017 di Malang meliputi 3 agenda utama yaitu: seminar, kurasi, serta penghargaan ICSB Presidential Award 2017.
“ICSB Presidential Award merupakan penghargaan bagi para akademisi, pemerintah daerah selaku pembuat kebijakan, dan pelaku bisnis yang memberikan kontribusi berarti pada majunya UKM di wilayahnya. Gebyar UKM Indonesia 2017 juga menjadi ajang bagi para pelaku UKM untuk unjuk gigi kualitas produknya melalui stan-stan pameran yang disediakan oleh panitia,” paparnya.
“Gebyar UKM 2017 ini menjadi lebih bergengsi dengan bergabungnya Facebook Indonesia yang juga memberikan pembekalan kepada para UKM mengenai bagaimana menggunakan media sosial yang tepat agar bisa membuat bisnis semakin berkembang,” tambah Christian. >>GIZ
