JPU Kejari Prabumulih Tuntut Terdakwa Pakaian Lansia 5 Tahun Penjara

Prabumulih, (MR) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Prabumulih menuntut tiga terdakwa kasus korupsi pengadaan pakaian olahraga lansia pada Dinas Kesehatan Kota Prabumulih tahun anggaran 2021 dengan hukuman masing-masing 5 tahun penjara.

Adapun ketiga terdakwa yang dituntut oleh JPU Kejari Prabumulih dalam sidang teleconfrence yakni Birendra Khadafi ASN PPK pada Dinkes Kota Prabumulih, terdakwa Darmansyah adalah pihak swasta pelaksana kegiatan CV Hutama Mukti, serta Joko Arif selaku Lurah Gunung Ibul Barat.

hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang yang dipimpin H Sahlan Effendi SH MH, JPU Elfina SH menjerat keduanya terbukti melakukan tindak pidana korupsi memperkaya diri sendiri, orang lain, atau suatu koorporasi dalam hal ini memperkaya terdakwa Darmansyah sebesar Rp480 juta.

“Sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan primer melanggar Pasal 2 ayat 1 Jo pasal 18 Undang-undang nomot 31 tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak korupsi Jo Pasal 55 KUHP,” sebut jaksa saat bacakan jerat pasal dalam tuntutan pidananya.

Selain menuntut pidana 5 tahun penjara, ketiganya juga dituntut oleh JPU dengan pidana denda masing-masing sebesar Rp200 juta dengan subsider 1 tahun kurungan.

Khusus untuk terdakwa Darmansyah, JPU menuntutnya dengan pidana tambahan berupa wajib mengganti uang Rp480 juta sebagai pengganti kerugian negara, dengan ketentuan apabila tidak sanggup dibayar maka diganti dengan pidana selama 2 tahun penjara.

Untuk diketahui, perkara yang dilakukan oleh para terdakwa sebelumnya adalah penggelembungan harga dalam kegiatan paket pekerjaan pengadaan barang belanja 4500 pakaian olahraga pelayanan kesehatan usia lanjut pada Dinas Kesehatan Prabumulih.

Adapun nilai anggaran di tahun 2021 sebagaimana yang tercantum dalam nilai kontrak sebesar lebih kurang Rp1 miliar, sementara untuk kerugian negara yang ditemukan dalam mark up ini mencapai Rp438 juta. (Tris)

 424 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.