Jalan Panjang Menuju Pengesahan APBD-P

Natuna, (MR)
BIAR lambat, tapi pasti, beginilah kiasan perjalanan panjang, pengesahan APBD-P, Kabupaten Natuna. Setelah sekian lama dinanti, melalui pembahasan alot, di DPRD, akhirnya rabu 24 oktober, APBD-P Natuna di sahkan. Dalam sidang paripurna DPRD Natuna, Ketua DPRD Hadi Candra S.sos, mengetok palu pengesahan.
Dalam Sambutannya, Hadi Candra mengatakan, setelah pembahasan yang cukup panjang, dari pagi hingga malam, maka disahkan lah penambahan APBD-P sebanyak Rp.200,14 miliar. Untuk itu Ia meminta, agar segala kegiatan yang telah dicantumkan didalamnya, agar segera dilaksanakan. Sesuai dengan jumlah anggota yang hadir, maka pengesahan APBD-P, dapat dilakukan, paparnya.
Dalam pembacaan pengesahan APBD-P, 4 fraksi yang ada di DPRD Natuna, yakni Fraksi Golkar Plus, PAN Plus,Pelopor Patriot, Pembaharuan Karya Bangsa (P3KB) dan Demokrat Nurani Rakyat, semuanya setuju, meski dalam pandangan akhir, mereka menyoroti sebahagian kinerja Pemerintah daerah dan sejumlah SKPD, agar lebih meningkatkan kinerjanya.
Seperti disampaikan Fraksi Golkar Plus, mereka berkeinginan, agar  perlunya peningkatan dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk itu diminta kepada SKPD yang bersangkutan, agar meningkatkan kwalitas kerjanya. Demi mensukseskan visi misi Bupati Natuna Sejahtra Merata dan seimbang.
Selanjutnya Welmi mengatakan, belanja tidak langsung sebesar Rp.151milyar lebih, ditambah belanja langsung Rp.63,764miliar, digunakan untuk memenuhi urusan wajib dan urusan pilihan Pemerintah.
Sementara, kritik tajam datang dari Fraksi P3KB, yang dibacakan oleh Harmain Usman. Fraksi ini juga meminta, pelayanan Rumah Sakit, Pendidikan, dan Penyaluran dana  Bansos di perbaiki. Ia meminta gratis kesehatan, bukan hanya jasa pemeriksaan medis, tetapi termasuk obat-obatan. Selain itu penyaluran dana bansos perlu pemerataan. Kita ingin visi misi Bupati Natuna (SMS) Sejahtra Merata dan Seimbang, tidak disalah artikan oleh masyarakat, menjadi Sejahtera Menumpuk, Seorang, papar Harmain, membuat hadirin tertawa kecil. Dia juga mengakui, untuk tahun 2013 Nanti, penyaluran dana bansos akan dirubah menjadi BLT ( Bantuan Langsung Tunai) di peruntukkan untuk keluarga kelas menengah kebawah, ujar Harmain.
Akhirnya, ke 4 Fraksi itu, menyetujui pengesahan APBD-P, meski banyak sindiran dan kritikan, semua itu dilakukan demi tercapainya visi misi Bupati Natuna kedepan. Maka setelah di sahkan APBD Natuna Tahun 2012 naik dari semula Rp.1,5miliar menjadi Rp.1,714miliar. >> Roy

Related posts