Imigrasi Kota Tasikmalaya Gelar Upacara Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-66

UpacaraKota Tasikmalaya, (MR)
Pada hari selasa tanggal 26/01/2016 Imigrasi Kota Tasikmalaya Menggelar Upacara Hari Bakti Imigrasi ke-66 bertempat dihalaman Imigrasi Kota Tasikmalaya. Di acara tersebut Nampak hadir Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan kementrian Hukum dan Ham serta para pejabat Administrator, Pengawas dan pelaksana, pelaksanaan serta undangan lainnya.

Dalam kata sambutannya Menteri hukum dan hak asasi manusia mengawali sambutan ini marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat tuhan yang maha kuasa karena atas limpahan kasihnya kita dapat menyelenggarakan upacara peringatan Hari Bakti Imigrasi yang ke-66 tahun 2016 dalam keadaaan sehat wal’afiat. Layaknya peringatan hari jadi, maka sejattinya hari ini kita napak ilas atas apa yang telah lakukan dan sekaligus menjadi lading untuk melakukan intropeksi. Hasil dari renungan yang kita lakukan patut kita jadikan tonggak untuk menapak kedepan dengan lebih baik lagi. Hari ini genap sudah 66 thn jajaran imigrasi pengabdi kepada masyarakat, bangsa dan Negara suatu perjalanan yang cukup panjang, tentu banyak suka duka yang telah di alami, yang pada akhirnya pengantarkan jajaran Imigrasi pada suatu proses tumbuh dan berkembang yang semakin dewasa.

Sebagian unsur pelaksana tugas dan fungsi Kementrian Hukum dan ham dibidang keimigrasian mampu menjawab segala tantangan walaupun masih perlu penyempurnaan. Pada peringatan Hari Bakti Imgrasi ke-66 kali ini kami mengangkat Tema Penegakan-penegakan Hukum dan Pelayanan keimigrasian yang berkepastian makna yang terkandung dalam tema peringatan Hari Bakti ini adalah bahwa dalam perjalanan kedepan, jajaran imigrasi akan mengutamakan prinsip-prinsip propesionalisme, akuntabilitas, sinergi, transparansi dan inopasi melalu semangat pasti, seharusnya mampu menjadi bagi setiap insan Imigrasi dalam mewujudkan cita-cita dalam rangka memberikan pelayanan dibidang Administrasi ke Imigrasian, menjadi kedaulatan Negara, melakukan penegakan hukum dan sebagai pasilitator pembangunan yang mesejahterakan masyarakat.

Upaya penegakan hukum ke imigrasian dan peningkatan kualitas pelayanan publik dibidang keimigrasian yang saat ini sedang giat-giatnya dilakukan adalah upaya Direktorat Jendral Imigrasi dalam mengejawantahkan Program “Nawa Cita” pemerintah.

Sebagaimana bahwa jumlah penduduk dunia yang saat ini mencapai 7,4 miliyar Orang disertai dengan adanya perbedaan tingkat kepadatan penduduk, pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kerawanan politik, ekonomi, keamanan dan sosial budaya serta peningkatan angka pertumbuhan penduduk dunia yang tidak seimbang dengna penyediaan lapan gan kerja baru menjadi factor pendorong (fush Factor) terjadinya peningkatan arus Imigran (migratory flows). >>Iin K

Related posts