Garut,(MR)
SEEKOR ikan paus dengan berat kurang lebih 7 ton, terdampar dalam keadaan mati dipantai Santolo garut selatan. Sejumlah nelayan dan ratusan warga sekitar yang terkejut dengan kehadiran paus tersebut, terus berdatangan ke bibir pantai untuk menyaksikan dari dekat keberadaan ikan paus dengan ukuran besar tersebut.
Terdamparnya ikan paus raksasa ini, membuat sejumlah nelayan dan ratusan warga disekitar pesisir pantai karang pupus santolo, desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, garut, jawa barat, terus menerus berdatangan kebibir pantai karena ingin menyaksikan dari dekat ikan paus tersebut. Meski sebagian dari mereka harus berjalan menyebrang pantai untuk melihat dari dekat karena jarak dari bibir pantai masih cukup jauh sekitar 500 meter. Semenjak diketemukan pada rabu pagi tadi ikan paus yang telah mati ini, menjadi tontonan menarik bagi warga sekitar.
Karena warga mengakui baru pertama kalinya bisa menyaksikan dari dekat ikan paus dalam ukuran besar seperti yang mereka dapat saksikan dari dekat.
Menurut sejumlah warga,ikan paus tersebut diperkirakan berukuran panjang lebih dari 12 meter dan mencapai berat 8 ton. Pertama kali ditemukan oleh sejumlah nelayan yang hendak menepikan perahunya kebibir pantai usai merlaut mencari ikan.
Sementara itu menurut agus setiawan, petugas pelaksana lapangan balai pengembangan teknologi penangkapan ikan dan kelautan jawa barat, saat ditemui di pantai santolo mengatakan dari hasil pantauan pihaknya. Ikan paus ini memiliki berat sekitar delapan ton dan panjang sepuluh meter lebih yang mati karena terbawa ombak yang cukup besar saat mengejar makanan berupa ikan-ikan kecil dan planton hingga akhirnya membentur batu-batu karang yang ada disekitar pantai. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi perut ikan paus yang membuncit yang berisi makanan hasil pencariannya.
Hingga saat ini pihaknya belum bisa mengevakuasi ikan paus tersebut lantaran ukurannya yang cukup besar, juga kondisi gelombang air laut dikawasan tersebut cukup besar.
Namun demikian pihaknya akan berupaya untuk membawa ikan tersebut kedaratan. Sebab bila bangkai ikan tersebut dibiarkan, nantinya akan mencemari lingkungan dan merusak ekosistem yang ada di pantai selatan ini. >> U Zaelani
