Sukabumi, (MR)
Peringatan Hari Pramuka ke 54 tingkat Kota Sukabumi berlangsung meriah. Ribuan siswa yang tergabung dalam Pramuka mulai dari tingkat Siaga, Penggalang dan Penegak menampilkan tarian kolosal dan senam penguin secara massal di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Kamis (27/8). Selain itu, juga ditampilkan SAR udara dan darat yang melibatkan Badan SAR Nasional (BASARNAS). Selain menghadirkan berbagai peralatan SAR, seperti perahu karet juga ditampilkan paralayang mesin yang diawaki oleh seorang anggota Pramuka dengan membawa bentangan kain yang bertuliskan ucapan selamat ulang tahun Pramuka. Bertindak sebagi upacara, Walikota Sukabumi, HM.Muraz yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi. Setelah upacara, digelar pawai dari seluruh Gudep Pramuka Se Kota Sukabumi. Pawai yang mengambil garis start di Lapang Merdeka melintasi sejumlah ruas jalan. Iring-iringan disambut Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi didampingi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, Sanusi Harjadireja dan sejumlah pebajat yang tergabung dalam Pengurus Mabicab Pramuka Kota Sukabumi.
Fahmi mengatakan, Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter untuk generasi mendatang. Untuk itu, Pemkot Sukabumi berjanji memberikan perhatian kepada kepanduan. Apalagi, dengan dikeluarkannya peraturan tentang kepanduan. “Pemkot konsen terhadap anak Pramuka dan terus mendidik dan memberikan yang terbaik bagi mereka,” katanya.
Dia berharap, kepanduan di Kota Sukabumi mampu membina anggotanya menjadi generasi yang berkualitas dan berdisiplin tinggi di masa memdatang. Selain itu, juga memiliki ketrampilan untuk pengembangan diri dan berjiwa kepemimpinan. “Pramuka harus bisa membentuk generasi muda yang berkualitas dan berdisiplin tinggi dengan kemampuan sebagai pemimpin,”katanya.
Sanusi Harjadireja mengatakan, penampilan senam merupakan tindaklanjut hasil Musyawarah Nasional 2013 yang berlangsung di Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya disosialisasikan seluruh jjaran Pramuka di seluruh tanah air. “Seluruh Gudep melakukan senam Pramuka. Gerakannya perpaduan olah raga seni dan dan senam,” jelasnya.
Sanusi mengungkapkan, minat siswa menjadi anggota Pramuka semakin tinggi. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya anggota Pramuka di Kota Sukabumi. Meski pertambahannya cukup pesat, tapi masih jauh dari jumlah siswa yang ada. Bahkan, sejak lima tahun terakhir, peningkatannya sangat signifikan. Jumlah Pramukan Kota Sukabumi sebanyak 16 ribu siswa dari mulai jenjang SD, SLTP dan SLTA yang mencapai 98 ribu orang. “Jadi sekitar 15 persen dari jumlah total siswa yang ada. Peningkatan jumlah anggota jauh dari target. Sejak lima tahun terkahir bertambah sekitar 5 persen. Lima tahun kedepan ditargetkan jumlah Pramuka Kota Sukabumi sebanyak 25 persen dari total siswa,” katanya.
Hal lain yang menjadi perhatian Sanusi adalah masih minimnya perhatian perusahaan terhadap Pramuka. Padahal, sesuai UU No 40 tahun 2007 Tentang Perseoran Terbatas, perusahaan diwajibkan untuk menyalurkan CSR nya untuk bidang pendidikan.
Walaupun ada, kata dia bantuan hanya untuk Dinas Pendidikan dan sekolah. Sedangkan untuk Pramuka Cuma bersifat insidentil, tidak untuk program kepramukaan. “Pramuka bagian pendidikan. Selama ini belum ada bantuan secara rutin. Perusahaan seharusnya sudah paham tentang aturannya, hanya kurang peduli saja terhadap Pramuka,” pungkasnya. >>Lelly
