Sukabumi, (MR)
Tidak Tanggung -tanggung, saat masyarakat kita kini sedang demam-demamnya memburu Batu Akik, Alam memberikan Sebongkah Batu yang berukuran melebihi sebuah rumah. Batu tersebut tergeletak dibadan jalan raya, Lengkong-Kiara Dua, Kecamatan Lengkongi, Kab Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (11/04).
Sidik punya selidik ternyata Batu besar tersebut bukanlah Batu Akik yang biasa di buru Masyarakat, melainkan Batu Koral yang umum kita temui sehari-hari. Di ketahui batu tersebut berasal dari dinding tebing yang terletak di atas ruas Jalan Raya Lengkong-Kiara dua. Hal tersebut di tengarai, karena curah hujan yang tinggi di daerah tersebut, sehingga tanah yang berada disekitar tebing terkikis air dan menyebabkan sebongkah batu besar yang tertanam di dinding tebing tersebut ikut terbawa Longsor.
Sementara itu Menurut Seorang warga yang mengaku pertama kali melihat kejadian tersebut mengungkapkan, “Sekitar jam 06.00.WIB, di ketika saya sedang asik menikmati sarapan pagi, tiba-tiba saya mendengar suara keras bergumuruh. Walaupun cuaca diluar diguyur hujan deras, namun untuk menghilangkan rasa penasaran saya, saya nekat untuk beranjak keluar rumah mencari sumber suara tersebut. Tak jauh dari rumah saya, saya sangat terkejut! “saya melihat ada sebongkah batu koral sangat besar menutupi seluruh badan jalan raya,” jelas Asep salah seorang warga sekitar.
Lanjut, Asep, “kejadian ini dapat membahayakan para pengendara Motor dan akan menganggu arus lalu lintas, kemudian saat itu juga, saya dan di temani warga lainnya langsung bergegas untuk melaporkan hal tersebut kepada Petugas Jalan raya yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari Desa kami,” tambah Asep yang berprofesi sebagai buruh tani ini.
Tak lama berselang Sekitar pukul 08.00.Wib, para petugas Bina Marga Provisi Jawa Barat BPJ (Badan pengelola Jalan) II Wil Sukabumi, tiba di lokasi kejadian, mereka datang dengan membawa berbagai kendaraan alat berat untuk mengangkat/ menghancurkan batu besar tersebut. Menurut Ujang, seorang yang mengaku sebagai karyawan Bina Marga Provinsi Jawa Barat BPJ II wil Sukabumi, yang sehari-harinya bertugas memelihara ruas jalan Lengkong-Kiara Dua mengatakan. “Awalnya Saya mendapat laporan dari warga, bahwa ada batu besar yang longsor kejalan, setelah saya cek ke lokasi dan ternyata benar.
“Saat itu juga Saya langsung melaporkan hal ini ke kantor, saya melaporkan melalui telpon seluler, karena jarak kantor dari sini cukup jauh kira-kira 30km. Namun alhamdulilah hanya dalam waktu kurang dari 2 (dua) jam, para petugas dari kantor sudah tiba di lokasi dengan membawa peralatan lengkap.’’ Pungkas, ujang, yang juga mengaku masih karyawan honorer di Bina Marga Provinsi Jawa Barat.
Akhirnya dengan Dibantu oleh petugas kepolisian, TNI, aparat Desa dan warga sekitar, sedikit demi sedikit batu dapat tergeser sehinga membuat arus lalu lintas terbuka untuk satu arah.
Hal tersebut menjadi tontonan warga, dari anak-anak sampai dengan orang tua, mereka menyaksikan bak tontonan hiburan dan sebagian warga lainnya sibuk sendiri dengan menundukan kepala kebawah untuk mencari pecahan batu, alih-alih bisa menemukan bahan batu akik.
Selang beberapa lama sekitar pukul 20.00 WIB batu besar tersebut mulai bisa di jinakan dan pada akhirnya saat pagi harinya badan jalan sudah kembali steril seperti sedia kala dan siap di lalui kendaraan seperti biasanya. Apresiasi kepada para petugas, walaupun di hari libur mereka selalu siap tanggap untuk mengantisipasi dengan cepat dan cekatan.
Dan dari hasil pantauan Tim wartawan Media Rakyat, para petugas Bina Marga Propinsi Wil Sukabumi, dinilai memiliki kinerja yang positif, karena di beberapa peristiwa sebelumnya, mereka selalu bisa mengatisipasinya secara kondusif. >>Sep
