Hari Kesehatan Nasional ke-52 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

nomorTasikmalaya, (MR)
’’Program prioritas pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 dilaksanakan melalui program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga, sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga’’.

Hal tersebut dikatakan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, menghadiri pada kegiatan Hari Kesehatan Nasional Ke-52 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya, di Kecamatana Jamanis, Senin (14-11-2016). Hadir pada kegiatan tersebut Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusmana, S. Ag, H. Doni, Drs. H. Asep Husen, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya, drh. H. Budi Utarma Wahyudin, MM, para Kepala SKPD Kabupaten Tasikmalaya, para Camat se- Kabupaten Tasikmalaya, para Kepala Desa serta para tamu undangan lainnya.

Dikatakan Bupati Uu, dalam rangka penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, ditetapkan 12 indikator utama sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga, yaitu 1. Keluarga mengikuti Program Keluarga Berencana (KB), 2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, 3. Bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkap, 4. Bayi mendapatkan air susu ibu asi eksklusif, 5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan, 6. Penderita turbeculosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar, 7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur. 8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak terlantarkan , 9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok, 10. Keluarga menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), 11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih dan 12. Keluarga menggunakan jamban sehat.

Lebih lanjut Bupati mengungkapkan, program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, bertujuan agar masyarakat berperilaku sehat, sehingga berdampak pada kesehatan yang terjaga, terciptanya lingkungan yang bersih. Jika dalam kondisi sehat, produktivitas masyarakat akan meningkat dan biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk berobat akan berkurang. ’’Kegiatan Germas hidup sehat dilakukan dengan cara melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersehkan lengkungan dan menggunakan jamban’’, tegas Bupati. >>Iin K/Widayanti

Related posts