Kab. Malang, (MR)
Keinginan Warga Kabupaten Malang yang ingin memanfaatkan gedung Pelayanan Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Jalan Trunojoyo Kepanjen, tampaknya harus di tahan dulu, paling tidak hingga bulan maret mendatang. Pasalnya meski bangunan senilai Rp 2.464.667.000,00 tersebut telah rampung pengerjaannya bulan Desember kemarin , namun peremiannya baru digelar Maret mendatang. Hal ini disampaikan sekretaris Dinas Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Kabupaten Malang, Yudi Santoso kepada Media Rakyat kamis (19/1).
Menurutnya, peluncuran gedung itu bakal dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM RI. Karena itu, launching masih harus menyesuaikan jadwal kerja dari Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Ngurah Puspayoga,” ujarnya,
Untuk mengoperasikan gedung PLUT ini, menurut Yudi, Kementerian Koperasi dan UKM telah menyiapkan lima petugas. Mereka terdiri dari konsultan SDM (sumber daya manusia), konsultan perdagangan, dan konsultan kelembagaan. Sejumlah fasilitas telah di siapkan untuk operasional gedung tersebut, seperti perkuatan permodalan, pelatihan UKM (usaha kecil menengah), pemasaran, hingga pemahaman kelembagaan UKM juga telah siap. Semua fasilitas tersebut terbagi dalam ruangan sendiri-sendiri yang telah disiapkan,”jelas dia.
Untuk diketahui, gedung PLUT yang dibangun tahun 2016 kemarin pembangunannya menelan biaya Rp 2.464.667.000 bersumber dari dana APBN pemerintah pusat. Selain di Kabupaten Malang, PLUT juga dibangun di Lampung, Bengkulu dan Sulawesi Tengah. Untuk tingkat kabupaten, pembangunannya dilakukan di Belitung, Sumba Barat Daya serta Tulungagung.
Ditambahkan Yudi, pengajuan pembangunan gedung PLUT di Kabupaten Malang sendiri telah dilakukan sejak 2013. Namun baru tahun lalu, usulan itu direspons pemerintah pusat dan di kerjakan oleh CV Frisma sebagai kontraktor pelaksana.
Tahun 2016 kemarin selain membangun gedung PLUT,kami juga membangun pasar Sumber Roto dikecamatan Donomulyo menggunakan dana APBD 2016 senilai Rp 900 juta,” paparnya.
Nantinya tambah Yudi gedung PLUT ini akan jadikan sentral promosi dan penjualan hasil produk UMKM binaan Dinas Koperasi meliputi kerajinan dan produk olahan makanan kabupaten Malang. Kita bina para pelaku UMKM dan setelah mampu maka kami arahkan mereka untuk dapat mandiri dalam mengembangkan usahanya,” tukas pria ramah ini.
Ia berharap dengan berdirinya pembangunan gedung PLUT dan dapat beroperasi nantinya, produk UMKM yang selama ini terkendala pemasarannnya dapat terakomodir melalui kemitraan dengan Dinas Koperasi Kab. Malang. >>Giz
