Indramayu, (MR)
Program dari Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan taraf kesejahteraan petani, saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Buktinya, program SRI ( Search Rice Intensification), program mulia dari pemerintah dalam membantu kaum tani, banyak dirasakan manfaatnya oleh petani dinegeri ini.
Tengok saja bantuan SRI yang diterima Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sri Muncul, Desa Patrol Baru Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu. Bantuan berupa Pupuk urea, POC, Pupuk organik granule, Tank semprot, disambut positif oleh Gapoktan pimpinan Bambang Suhandi tersebut. “Alhamdulillah, Gapoktan Sri Muncul akhirnya mendapatkan bantuan program SRI dari pemerintah. Kami mengapresiasi positif bantuan dari pemerintah melalui Dinas Pertanian dan peternakan Kabupaten Indramayu tersebut.
Kami berharap, semoga bantuan SRI dari pemerintah ini bisa membawa manfaat yang positif bagi Gapoktan kami,” Beber Bambang kepada MR usai acara serah terima bantuan SRI tersebut.
Ditambahkan Bambang, dirinya beserta seluruh anggota berharap, kedepan program bantuan lainnya dari pemerintah diharapkan lebih tepat sasaran lagi. Pasalnya, realisasi bantuan dari pemerintah dalam bidang pertanian bertujuan untuk mensejahterakan kaum tani khususnya. “Tak lupa kami juga mengucapkan banyak terima kepada steak Holder pertanian Kecamatan Patrol, dalam hal ini UPTD Pertanian,BPP, dan pihak Muspika. Atas kerja sama serta bimbingannya, Gapoktan kami merasa terbantu dalam berbagai program bidang pertanian,” jelas dia.
Sementara itu, Dadang Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Patrol & Sukra menuturkan. Pihaknya meminta kepada Media sebagai mitra Instansi yang dipimpinnya, untuk memberitakan seluruh kegiatan bidang pertanian secara proporsional dan berimbang.
“Jumlah anggaran untuk program SRI sebesar Rp 42.500 Ribu dipergunakan untuk membeli Pupuk urea, POC, pupuk organik granule dan sarana pertanian lainnya. Program SRI bertujuan untuk membantu petani dalam mengelola areal persawahannya untuk lebih baik lagi. Untuk itu, Media sebagai mitra dari kami, sebar luaskan program positif ini secara proporsional dan berimbang, jangan ada unsur fitnah didalamnya,” pinta Dadang.
Muradi Kepala BPP Kecamatan Patrol mengatakan, pihaknya mensukuri bahwa program SRI telah sampai ketangan yang berhak menerimanya.
“SRI proses kelahirannya berasal dari Benua Afrika, dimana pada wilayah tersebut kebanyakan tanahnya adalah tanah tandus tanpa adanya pasokan air. Sehingga keberadaan SRI tersebut dibutuhkan di Indonesia sebagai ilmu yang membidangi masalah pertanian, kami sangat bersukur program SRI ini akhirnya bisa sampai ketangan yang berhak menerimanya (Gapoktan Sri Muncul- red),” terang muradi.
Senada disampaikan Danramil Anjatan Kapten Jumhuri. Menurut dia, kebersamaan seluruh steak holder bidang pertanian, diharapkan dapat ditingkatkan perannya dimasa-masa yang akan datang.
“Kami sebagai Anggota TNI, mempunyai tanggung jawab yang besar dalam membantu para petani. Sesuai komitmen antara Panglim TNI dengan Menteri Pertanian. Kami diminta kerjasamanya untuk mendampingi bantuan dari pemerintah dalam bidang pertanian supaya tepat sasaran.
Tugas kami memang berat. Selain mengawasi tiga wilayah Kecamatan (Anjatan, Patrol dan Sukra). Kami juga dituntut tanggung jawab dalam memantau masalah air, Oplah dan SRI,” ujar Jumhuri. >>Afandi
