E-warung Berharap Forum Bolog Tindak Tegas Para Oknum Suplier di Kecamatan Pebayuran Kejalur Hukum

Bekasi, (MR) – Maraknya program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di kecamatan pebayuran masih di jadikan ajang bisnis oleh oknum yang diduga tidak memiliki izin sesuai dengan aturan yang sudah di buat oleh Kementrian Sosial (KEMENSOS), (17/05/20).
Pasalnya,ketika disambangi oleh awak Media Rakyat ke beberapa agen/e-warung tercuat keluh kesah aduan dari pemilik warung yang memiliki kurang lebih 300 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) beberapa bulan ini selalu berkurang.
Salah satunya e-warung di Desa Karangjaya yang di kelola oleh Ismat, masih terpapar mangkraknya bahan pangan yang sudah di sediakan oleh vendor/suplair yang sudah bekerja sama dengan Forum Bulog.
Saat di konfirmasi oleh awak Media Rakyat,”Ismat salah satu e-warung di Desa Karangjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi,”sangat saya sayangkan dengan adanya kejadian tersebut Bulog sebagai penyedia komoditi bahan sembako yang sudah di tunjuk oleh Kementrian Sosial (KEMENSOS) lalai dalam menyikapi persoalan yang sudah terjadi di Kecamatan Pebayuran ini,”Jelasnya.
Ketika di mintai kejelasan kepada “Aef Kosasih, sebagai Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di kecamatan pebayuran, melalui telpon selulernya, terkait adanya permasalahan tersebut sangat di benarkan,karena masih adanya oknum yang memanipulasi menjadikan program BPNT sebagai ajang bisnis demi meraup kuntungan lebih besar tanpa membayar pajak.”Tuturnya.
Lanjut Aef Kosasih, Saya khawatir bilamana kejadian ini tidak segera di tindak lanjuti,akan banyak lagi bermunculan oknum-oknum yang ingin menjadi penyedia komoditi bahan sembako atau Vendor(Suplair) di program BPNT yang tidak memenuhi persyaratan dan aturan,baik di Kecamatan Pebayuran maupun di Kecamatan-Kecamatan lainnya”,Paparnya.
Hal senada keluhan dari agen e-warung Desa Sumber Reja yang di kelola oleh Satiri mengatakan,”mangkraknya bahan-bahan sembako yang akan saya distribusikan kepada KPM masih belum maksimal,karena adanya dugaan oknum yang bermain dengan cara memupul kartu ATM warga untuk menggesek di agen/e-warung yang penyediaan bahan sembakonya yang bukan dari Forum Bulog”,Tuturnya.
Saya berharap akan ada tindakan kejelasan hukum untuk oknum yang terkait,karena bukan hanya kali ini saja KPM saya berkurang,parahnya beberapa bulan sebelumnya juga sangat memprihatinkan”,Pungkasnya. (Bemo)

Related posts