Disinyalir Terjadi Kongkalingkong Antara Dinas BSDA Kota Bekasi Dan Pihak Kontraktor

Bekasi, (MR) – Lemahnya Pengawasan dari Pihak Dinas yang berdampak Kepada Mutu kualitas pekerjaan atas Pekerjaan Program Kegiatan di Dinas BSDA Kota Bekasi menjadikan Asumsi masyarakat Kalau memang adanya Kesengajaan atau istilahnya terjadi Kongkalingkong.dimana seyogianya Berjalannya sebuah Pelaksanaan Pekerjaan Berdasarkan perencanaan dan Program Pemerintahan Tidak Lepas dari Pengawasan Pemerintah selaku PA, PPK hingga PPTK yang terimplementasi dengan baik, (4/12/2019).
Namun sangat disayangkan Ketika Pekerjaan yang Menggunakan Anggaran Dana Insentif Daerah Kota Bekasi.Terkesan bukanlah Pekerjaan yang mesti diawasi atau dengan kata lain,ada keengganan dari pihak dinas untuk melakukan pengawasan sesuai Tupoksinya.
Seperti halnya Lanjutan pembangunan Jalan Pangeran Jayakarta (DID) Kecamatan Medan satria Kota Bekasi,Yang dimenangkan Oleh
*PT. KARUNIA GUNA INTISEMESTA*Selaku pelaksana proyek, Nilai Pagu Anggaran Rp.9.844.822.556.00; yang bersumber dari DID (Dana Insentif Daerah).
Banyak Pihak yang sangat menyayangkan kinerja Kepala Dinas BSDA dimana pada saat waktu pelaksanan Pengerjaan kurangnya pengawasan dari pihak Dinas, sehingga para pelaksana proyek di lapangan diduga mengerjakan tidak sesuai RAB/Gambar.
Sekretaris jenderal Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia (DPN.LSM KAMPAK-RI), Indra Pardede Ketika dikonfirmasi oleh wartawan media rakyat Senin (4/12/19) dikantornya digrand Galaxi.
Indra Pardede Menjelaskan, kami sudah melakukan Monitoring langsung dilapangan, Dugaan Kuat Akan Penyimpangan dari Perencanaan dan Acuan kerj, ini semua Tidak lepas dari kondisi lapangan yang minim Pengawasan dari pihak Dinas BSDA Kota Bekasi.
Lanjut Indra,”kami pun meminta tegas kepada Wali Kota Bekasi agar Mengevaluasi dan mengarahkan Kepala dinas agar bekerja secara profesional, agar memberikan contoh yang baik selaku Pengguna Anggaran Kepada Bawahan secara Struktural organisasi, karena Muara Tanggung jawab Keberhasilan Proyek Kontruksi tersebut ada Pada Kinerja Kepemimpinan seorang kepala Dinas (Kadis) BSDA.
Dalam hal ini kami Melihat Fakta kinerja dilapangan, dan Kami Mensinyalir telah terjadi Kongkalingkong antara pihak Dinas BSDA Kota Bekasi dan  Pihak Kontraktor (Pelaksana).
Kami bisa buktikan kurangnya Pengawasan yang dilakukan Dinas BSDA, salah satu proyek  yang dilaksanakan PT. KARUNIAGUNA INTISEMESTA” Ujar bang Indra sapaan Akrabnya.
Hal senada disampaikan Oleh Napin warga Masyarakat Bekasi, Kota Bekasi sedang dalam Upaya Perbaikan Peningkatan kinerja dalam Birokrasi pemerintahan sehingga Terwujudnya Program pemerintahan Kota  Bekasi sesuai visi dan Misi.
Namun Masih Adanya Mutu Seorang Kepala Dinas yang Perlu Peningkatan, seperti halnya Kepala Dinas BSDA.
Wali Kota jangan Ragu dan Malu Malu, Kalau Kadisnya Tidak Bisa bekerja dengan Baik, Lebih Baik di Mutasikan saja,ganti sama yang sesuai kompetensinya pada Bidangnya.
Itu menurut saya sebagai masyarakat kecil Kota bekasi, karena dibawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi yang telah menjabat dua periode, Kami berharap Banyak Kemajuan, pembangunan yang terjamin mutu dan kualitas, Bukan asal jadi doang, dan harapan kami Semoga Kota Bekasi Menjadi Edukasi bagi Daerah Lain kedepannya.”Pungkasnya. (Bemo)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.