Dinkes Ciamis Pantau Jumantik DBD

Ciamis, (MR)
Dinas Kesehatan Ciamis melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) , Moch. Ivan S.A. skm,.M,Si, Selasa 12/2/2019. Saat di hubungi wartawan Media Rakyat menjelaskan terkait dengan penanggulangan DBD (Demam Berdarah) atau yang bisa di sebut demam Dengue.
“Pihak Dinas Kesehatan melakukan Jumantik (Juru Pemantau Jentik ) ke-37 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Ciamis dan sampai saat ini tidak ada korban jiwa, terhitung mulai tanggal (7/2/2019) sebanyak 63 kasus di temukan dari beberapa puskesmas dan sebanyak 11 puskesmas yang endemis DBD,” ungkap Moch. Ivan.
Melihat kasus tiap tahun berturut-turut, dan untuk wilayah Puskesmas Kecamatan Ciamis di nilai paling banyak di usia produktif dan saat ini teman teman di puskesmas selalu siaga.
Untuk wilayah Kabupaten Ciamis kasus masih beda dengan Kabupaten/Kota lain, dalam arti pihak puskesmas atau pun rumah sakit selama ini cara penanggulangan nya sudah baik, akan tetapi tetap harus di tingkatkan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan M3 Plus (Menguras, Mengubur, dan Menutup) serta melakukan pencegahan lain yang dapat mengusir nyamuk.
Contoh fogging itu bukannya salah satu yang efektif itu hannya untuk membunuh nyamuk yang dewasa saja, secara teknis ada di puskesmas. Dinas Kesehatan memantau mengadakan bimbingan tekhnis, monev dan kegiatan-kegiatan apa yang di lakukan oleh masing masing puskesmas.
“Secara teknis kalau sudah positif di Puskesmas mereka mengadakan penyelidikan epidemiologi ke masing-masing rumah warga guna memantau jentik nyamuk dan kita menghimbau melalui edaran Bapak Bupati kepada masarakat, baik di Kantor, Sekolahan maupun Uptd-uptd serta rumah warga, supaya melaksanakan PSN (Pemberantas Sarang Nyamuk) secara efektif dan efisien,” tandas Moch. Ivan. >>HR

Related posts