Natuna(MR) – Langkah WS-RH, tidak terhenti saat memasuki kediaman Asmaradi. Diiringi alat musik tradisional kompang mereka mengelu-elukan Pasangan Wan Suswandi-Rodhial Huda menag-menang Yes.
Didampingi 14 anggota dewan Paslon no urut 2 ,WS- RH semakin mantap menyakinkan masyarakat Natuna, terkait program diusungnya untuk memajukan perekonomian masyarakat dan Pembangunan Natuna kedepan.05/11.
Kegiatan dilaksanakan dirumah Asmaradi, penuh semangat. Mengedepan naluri seni budaya yang dimiliki WS-RH. Bercermin dari kesenian daerah “Kompang” mengiringi derap langkah memasuki kediaman Asmaradi.
Sekretaris Umum Pemenangan WS-RH, Wan Aris Munandar mengatakan 14 anggota DPRD Natuna dari 7 partai pengusung memilih Wan Siswandi dan Rodhial Huda, karena merupakan pasangan ideal dan memiliki kemampuan untuk memimpin Natuna.
“Namun demikian kami para dewan dan partai pengusung akan mengawasi mereka jika terpilih nanti, dan harus melaksanakan janji-janji politiknya ,” tegas Wan Aris.
Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab moral para pengusung WS-RH terhadap masyarakat Natuna, karena telah memilih dan menghantar mereka menjadi Bupati dan Wakil Bupati Natuna nantinya.
“Mohon doa dan dukunganya, agar Wan Siswandi dan Rodhial Huda terpilih serta menjadi pemimpin yang amanah, warga sejahtera rukun harmonis menuju Natuna maju, maritimnya juara,” pungkasnya.
Di kediaman Asmaradi tersebut, WS-RH menyampaikan seluruh program – programnya jika di berikan amanah untuk memimpin Natuna. Diantaranya komitmen program Wan Siswandi sebagai calon Bupati, berupa peningkatan infrastruktur selaras dukungan 14 anggota DPRD dari 7 partai pengusung dengan latar belakang pengalaman Wan Siswandi selaku mantan Sekda Natuna (Birokrat).
“Mengenai maritim juga prioritas kami yang menjadi wewenang calon Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda,” tegasnya.
Rodhial Huda mengatakan bahwa keinginan yang sama, Kabupaten Natuna supaya lebih maju. Hal itu tidak terlepas dari doa masyarakat Natuna agar WS-RH menjadi pemimpin yang menjalankan amanah dengan baik.
Salah satunya program pariwisata religius yang disejalankan dengan harapan terwujudnya bandara penerbangan internasional atau Natuna menjadi tempat transit antar negara. Dengan itu, “kita akan datangkan penceramah besar dari luar daerah, selanjutnya insyallah akan mampu mendatangkan para pengunjung wisata religius dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan lain sebagainya.” Ungkapnya.
“Berbicara Kabupaten Natuna lebih maju di bidang sektor maritim, insyallah saya akan pegang kendali dan akomodir sesuai pengalaman dan kemampuan yang saya miliki. “Jelasnya./Ril
