Cianjur,(MR)
Sekolah adalah sebagai tempat proses kegiatan belajar mengajar, tempat menggali ilmu pengetahuan, meningkatkan kualitas kuantitas sumber daya manusia yang baik dan benar. sekaligus juga tempat untuk peningkatan intelektual hukum agama dan profesional oleh karenanya, para kepala sekolah sebagai pemimpin di sekolah perlu memberikan contoh karasteristik yang baik bagi pendidik maupun anak didiknya.
Hal yang sangat disayang-kan di SMPN 1 Sukaresmi, Kepala Sekolah yang satu ini sangat sulit di temui atau dalam istilah bahasa Sunda “Giras” oleh para kuli tinta untuk dikonfirmasi tentang jumlah siswa yang mengikuti proses belajar mengajar disekolah itu. soalnya adanya informasi daftar jumlah siswa di sekolah ini dengan dafta jumlah siswa di Disdik Kabupaten berbeda.
Saat akan di temui wartawan di sekolahnya, Kepala SMPN 1 Sukaresmi lebih memilih keluar dari sekolah, buru-buru naik motor pergi tanpa basa-basi. Bilapun ada persoalan yang perlu diluruskan akan mudah dapat diselesaikan.
Untuk mendapatkan infor-masi, wartawan koran ini konfirmasi dengan Humas SMP Negeri 1 Sukaresmi Jajang Jaenul Padilah, S.Ag. Menga-takan kalau soal jumlah siswa, yakni tidak ada masalah, Jajang mengaku bahwa jumlah siswa SMPN 1 Sukaresmi benar sebanyak 1.116 orang, “Kalau jumlah siswa SMPT saya kurang tau nanti langsung saja dengan Kepala Sekolah supaya lebih jelas” Jawabnya.
Demikian pula dengan Guru Ai.Srirahayu,M.Pd dan Drs.Mubasir, Guru ini sepakat menyebutkan Kepala sekolah tidak ada, tidak bisa menjelas-kan,” ungkapnya.
Sesuai keterangan humas SMPN 1 Sukaresmi Jajang Jaenul Padilah jumlah siswa (1.116) berbeda dengan data jumlah siswa yang dari Dinas pendidikan Kabupaten yang mencapai (1.162) jadi selisih atau ganjilnya (46) siswa., atau Diduga siswa piktif. >> DT/AS
